Laporan API Menghibur Harga Minyak Yang Terjun Dari Puncak 4 Bulan

391

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah pada perdagangan komoditas akhir sesi Asia  hari Rabu (20/03) bergerak kuat kembali setelah perdagangan sebelumnya terjun dari posisi harga tertinggi 4 bulan. Awal sesi harga minyak yang dibuka lebih tinggi sempat turun lagi, namun kini terangkat oleh laporan American Petroleum Institute.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $59,13 per barel yang naik  4 sen atau 0,07 persen dari penyelesaian sesi sebelumnya. Demikian juga harga minyak mentah berjangka Brent atau patokan minyak internasional naik 18 sen atau 0,27 persen menjadi $67,85 per barel.

American Petroleum Institute (API) baru saja melaporkan bahwa persediaan minyak mentah AS turun 2,1 juta barel menjadi 446,8 juta barel dalam pekan yang berakhir 15 Maret 2019. Namun pasar masih berhati-hati untuk laporan resmi dari EIA untuk kondisi pasokan minyak di Amerika Serikat.

Melimpahnya pasokan minyak mentah AS selama ini menjadi momok dalam perdagangan minyak berjangka di tengah kuatnya sentimen positif dari berkurangnya produksi minyak mentah negara-negara produsen OPEC dan sekutunya seperti Rusia serta sanksi terhadap Iran dan Venezuela.

Untuk pergerakan harga minyak mentah WTI selanjutnya secara teknikal, analyst Vibiz Research memperkirakan pergerakan harga minyak akan berada pada posisi resisten  di 59.52 – 60.15. Namun jika terjadi pergerakan negatif akan turun menuju posisi support lemahnya  di  58.65 – 58.10.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here