GBP/USD Turun Dari Ketinggiannya Namun Kokoh Di sekitar 1.3200

491

(Vibiznews-Forex) GBP/USD diperdagangkan disekitar 1.3200 setelah kepala pro-Brexit Jacob Rees-Mogg mendukung kesepakatan Brexit May, menambah kemungkinan lolos. Parlemen akan mengadakan pemungutan suara indikatif pada hari Rabu.

GBP/USD diperdagangkan disekitar 1.3200 di dalam perdagangan dengan rentang yang terbatas dan “chopy-chopy”. Pada akhir hari Senin, Parlemen telah mengambil suara yang memilih diadakannya pemungutan suara indikatif mengenai Brexit. Banyak orang melihat Dewan Rakyat memegang kontrol, namun pemungutan suara tidak mengikat. PM Theresa May mengatakan bahwa pemerintah tidak wajib mengikuti petunjuk dari Parlemen.

Namun, setelah kehilangan kontrol akan perpanjangan ke Uni Eropa dan kehilangan kontrol mengenai proses Brexit ke Parlemen, mereka kemungkinan akan mengambil langkah lebih jauh, dan mengubahnya menjadi pemungutan suara yang mengikat.

Dan sementara pemerintah kehilangan tiga menteri yang mendukung langkah pemungutan suara indikatif pada hari Senin, mereka memperoleh pendukung yang mengejutkan. Jacob Rees-Mogg, kepala dari European Research Group (ERG) mengatakan bahwa dia sekarang mendukung kesepakatan karena alternatifnya adalah tidak ada Brexit.

Meskipu demikian pergeseran dari posisi JRM tidak berarti kesepakatan bisa lolos. Tidak semua anggota ERG akan mengikutinya dan DUP Irlandia Utara tetap berkeras menentang kesepakatan

Secara tehnikal, apabilan naik lagi pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.3225 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke 1.3310 dan 1.3388. Sebaliknya apabila turun lagi pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “support” terdekat pada 1.3160 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke 1.3105 dan 1.3005.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here