Harga Kopi Robusta Lebih Pahit dari Kopi Arabika

694

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi Arabika berjangka di bursa komoditas internasional New York pada penutupan perdagangan Jumat (29/03) rebound setelah sempat nyaris jatuh ke zona negatif.  Namun untuk harga kopi Robusta di bursa ICE London ditutup semakin lemah memperpanjang retreat dari puncak tertinggi 2-minggu ke posisi terndah 1 pekan.

Harga kopi arabika berhasil naik menerima beberapa dukungan dari kenaikan tajam  2,2% Real Brasil setelah Rabu terjun -3,1% terjun ke 5-3/4 bulan di tengah kekhawatiran politik Brasil. Real Brasil yang lebih kuat vs dolar saat ini menghambat penjualan kopi oleh produsen Brasil dalam dolar yang lebih lemah, berpotensi mengurangi pasokan kopi global.

Namun secara fundamental, harga kopi arabika NY terus dipangkas  oleh persediaan yang cukup dan situasi cuaca yang menguntungkan di Brasil di mana kondisi yang lebih kering minggu ini akan memungkinkan kerja lapangan diikuti oleh perkiraan hujan untuk minggu depan.

Harga kopi robusta mendapat dukungan awal perdagangan setelah Radiant Solutions mengatakan bahwa lebih banyak hujan diperlukan di daerah kopi Vietnam untuk mendukung hasil kopi. Selain itu, Fitch mengurangi estimasi produksi kopi India 2018-19 sebesar  5% menjadi 5,3 juta kantong dari 5,6 juta kantong karena dampak negatif dari hujan monsun yang deras.

Harga kopi arabika untuk kontrak paling besar yaitu Mei 2019 bursa New York  ditutup menguat 0,15  poin atau 0,16% dari posisi perdagangan sebelumnya pada posisi $94.00 per lb.  Sedangkan harga kopi robusta kontrak bulan Mei ditutup turun 12 poin  atau 0,80% dari   perdagangan  sebelumnya  pada $1492 per ton.

Sementara itu, persediaan kopi masih berlimpah karena persediaan kopi yang dipantau ICE dari 2,493 juta kantong pada hari Rabu hanya turun 0,4% di bawah posisi tertinggi  4-3/4 tahun di 2,503 juta kantong yang dicapai hari Jumat pekan lalu.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga akhir sesi Amerika esok hari, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga kopi arabika akan bertahan kuat oleh proyeksi stabilnya mata uang Real Brasil terhadap dolar AS.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here