IHSG Akhir Pekan Melemah 12 Poin ke 6468; Pasar Sedang Konsolidasi

1133

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan pasar akhir pekan Jumat sore ini (29/03) terpantau melemah 0,19% atau 12,033 poin ke level 6.468,755 setelah dibuka naik ke level 6.460,487. IHSG tampak tergerus profit taking sementara di akhir minggu meskipun bursa Asia banyak yang menguat oleh perkembangan baik dalam negosiasi dagang AS – China.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini terpantau menguat tipis 0,01% ke level Rp 14.240, dengan dollar AS di pasar uang Eropa agak terkoreksi setelah menguat tajam sebelumnya di tengah pelemahan euro dan poundsterling. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.242.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat tipis 0,195 poin ke level 6.480,983. Sementara Indeks LQ45 melemah 0,78 poin (0,02%) ke level 1.018,935. Siang ini di penutupan sesi pertama IHSG turun 37,15 poin (0,57%) ke level 6.443,63. Sedangkan indeks LQ45 turun 5,41 poin (0,53%) ke level 1.013,601.

IHSG kemudian bertahan di zona merah, dan di akhir sesi ditutup melemah 0,19% atau 12,033 poin ke level 6.468,755. Indeks LQ45 flat 0,022 poin (0,00%) ke level 1019,035. Hari ini enam dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor industry dasar yang merosot 3,12%, diikuti sektor Consumer Goods yang turun 0,73%.

Tercatat sebanyak 169 saham naik, 246 saham turun dan 112 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 430.529 kali transaksi sebanyak 14,78 miliar lembar saham senilai Rp 9,16 triliun.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat umumnya menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,82% dan Indeks Hang Seng yang naik 0,96%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top loosers antara lain Charoen Pokphand (CPIN) -10,49%, Japfa (JPFA) -10,00%, Indah Kiat (INKP) -7,03%, dan Indofood (INDF) -3,04%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini tergerus aksi ambil untung sesaat investor di area konsolidasi, sekalipun bursa regional Asia banyak yang ditutup dalam gain oleh prospek baik negosiasi perdagangan antara AS – China. Berikutnya IHSG kemungkinan agak konolidatif, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.537 dan 6.581. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.391, dan bila tembus ke level 6.339.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here