Bursa Eropa Bergerak Dominan Positif Terbantu Kemajuan Perdagangan AS-China

695

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Eropa bergerak sebagian lebih tinggi pada hari Rabu (03/04), terdukung sentimen kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China.

Indeks Stoxx 600 Eropa naik sekitar 0,7 persen, dengan sebagian besar sektor dan bursa utama di wilayah positif. Benchmark telah naik ke level tertinggi dalam hampir 8 bulan tak lama setelah bel pembukaan, sebelum mengurangi beberapa kenaikannya.

Indeks FTSE Inggris bergerak datar. Indeks DAX Jerman melonjak 1,23 persen. Indeks CAC naik 0,61 persen.

Saham sumber daya dasar Eropa, dengan eksposur yang berat ke China, melonjak hampir 2 persen pada hari Rabu. Itu terjadi pada saat investor berharap putaran baru pembicaraan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia itu bisa mengakhiri perselisihan yang berlarut-larut.

Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan memulai kembali perundingan dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He di Washington pada hari Rabu, tak lama setelah kedua belah pihak melaporkan kemajuan dari pembicaraan di Beijing pekan lalu.

Melihat saham individu, Kasino Prancis Guichard merosot ke bagian bawah indeks setelah Moody memangkas peringkat jangka panjangnya untuk perusahaan. Saham pengecer supermarket merosot lebih dari 2 persen.

Aktivitas bisnis di zona Eropa lesu bulan lalu, data resmi menunjukkan pada hari Rabu. IHS Markit’s Composite Final Purchasing Managers ‘Index (PMI) Index yang secara luas dilihat sebagai indikator kesehatan ekonomi secara keseluruhan, berada di 51,6 di bulan Maret, turun dari 51,9 di bulan Februari.

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan dia akan meminta UE untuk perpanjangan tenggat waktu Brexit untuk memecahkan kebuntuan di Parlemen.

Berbicara pada Selasa malam, May mengatakan dia ingin bertemu dengan pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn untuk menyetujui rencana hubungan masa depan dengan UE.

Jika tidak ada yang disahkan di House of Commons dalam beberapa hari mendatang, ekonomi terbesar kelima di dunia itu ditetapkan untuk meninggalkan blok tanpa kesepakatan pada 12 April.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa berpotensi bergerak naik terbantu harapan kemajuan kesepakatan perdagangan AS-China. Namun perkembangan Brexit juga akan dicermati, yang dapat memberikan pengaruh bagi bursa Eropa.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here