Bursa Eropa Melemah; Perkembangan Perdagangan AS-China dan Brexit Dicermati

1031

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Eropa bergerak lebih rendah pada hari Kamis (04/04), dengan investor memantau perkembangan dari pembicaraan perdagangan AS-China yang sedang berlangsung.

Indeks Stoxx 600 Eropa turun sekitar 0,2 persen selama transaksi sore, dengan sebagian besar sektor dan bursa utama berada di wilayah negatif.

Indeks FTSE MIB Italia tergelincir 0,3 persen setelah Bloomberg melaporkan pemerintah ekonomi terbesar ketiga zona Eropa itu dapat segera memotong perkiraan produk domestik bruto (PDB) menjadi 0,1 persen tahun ini, turun dari perkiraan ekspansi 1 persen pada Desember.

Indeks FTSE Inggris turun 0,37 persen. Indeks DAX Jerman merosot 0,42 persen. Indeks CAC Perancis melemah 0,03 persen.

Saham sumber daya dasar – dengan eksposur yang berat ke China – adalah yang berkinerja terburuk, diperdagangkan hampir 1 persen lebih rendah.

Melihat saham individu, UDG Healthcare melonjak menuju puncak benchmark Eropa. Itu terjadi setelah Barclays meningkatkan rekomendasi saham menjadi “kelebihan bobot” dari “bobot yang sama.” Saham perusahaan kesehatan Irlandia naik lebih dari 3 persen.

Commerzbank juga naik setelah sebuah laporan mengatakan pemberi pinjaman Italia UniCredit merencanakan tawaran saingan untuk bank dalam hal pembicaraan merger dengan Deutsche Bank mogok. Saham bank terbesar kedua Jerman naik 2,5 persen dalam perdagangan sore.

Kasino Prancis Guichard mengalami kerugian hari kedua, dengan saham merosot lebih dari 3 persen setelah Morgan Stanley memangkas rekomendasi sahamnya menjadi “underweight” dari “equal weight.”

Sementara itu, pesanan pabrik Jerman turun 4,2 persen pada Februari, data resmi menunjukkan, menandai penurunan paling tajam sejak Januari 2017.

Pelaku pasar menyaksikan perkembangan terakhir dalam diskusi antara AS dan pejabat Tiongkok tentang sengketa perdagangan yang berlarut-larut kedua negara.

Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan pada hari Rabu bahwa Washington dan Beijing telah membuat “kemajuan yang baik” menuju perjanjian perdagangan. Menurut Bloomberg, China akan memiliki waktu hingga 2025 untuk memenuhi komitmen pembelian komoditas dan memungkinkan perusahaan-perusahaan Amerika untuk sepenuhnya memiliki perusahaan China di bawah kesepakatan itu.

Presiden Donald Trump akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He di Washington pada hari Kamis.

Di tempat lain, Brexit adalah area fokus lain bagi investor. Anggota parlemen Inggris menyetujui RUU hari Rabu yang akan memaksa Perdana Menteri Theresa May untuk meminta penundaan Brexit untuk mencegah Inggris tersingkir dari Uni Eropa pada 12 April tanpa kesepakatan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa akan mencermati hasil negosiasi perdagangan AS-China, yang jika positif akan menguatkan bursa Eropa. Juga akan mencermati pergerakan  bursa Wall Street.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here