IHSG Senin Melemah 0,75% ke 6425; Sektor Infrastruktur Merosot 2%

567

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan pasar awal pekan Senin sore ini (8/04) terpantau melemah 0,75% atau -48,284 poin ke level 6.425,734 setelah dibuka naik ke level 6.480,184. IHSG tergerus ke bawah area konsolidasinya, sementara bursa kawasan Asia umumnya bervariasi menyikapi rilis pertambahan lapangan kerja AS.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini terpantau balik melemah 0,27% ke level Rp 14.163, dengan dollar AS di pasar uang Eropa terkoreksi setelah gain di sesi global sebelumnya oleh rilis pertambahan lapangan kerja AS. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.125.

Mengawali perdagangannya, IHSG tampak menguat 6,166 poin atau 0,09% ke level 6.480,184. Indeks LQ45 menguat 1,408 poin atau 0,13% ke level 1.022,679. Siang ini di penutupan sesi pertama IHSG turun 75,5 poin atau 1,17% ke level 6.398,474. Sedangkan indeks LQ45 turun 15,94 poin (1,56%) ke level 1.005,331.

IHSG kemudian terus melayang di zona merah, dan di akhir sesi ditutup melemah melemah 0,75% atau -48,284 poin ke level 6.425,734. Indeks LQ45 turun 5,985 poin (0,59%) ke level 1.015,286. Hari ini sembilan dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor infrastruktur yang merosot 2,06%, diikuti sektor perkebunan yang turun 1,30%.

Tercatat sebanyak 172 saham naik, 261 saham turun dan 117 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 403.255 kali transaksi sebanyak 14,44 miliar lembar saham senilai Rp 8,34 triliun.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,21% dan Indeks Hang Seng yang naik 0,47%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Erajaya (ERAA) -4,61%, Indo Tambangraya (ITMG) -3,34%, Wika (WIKA) -3,17%, dan Waskita (WSKT) -3,00%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini tergerus ke batas bawah area konsolidasi, di tengah bursa regional Asia yang variatif menyikapi rilis pertambahan lapangan kerja AS yang melebih ekspektasi. Berikutnya IHSG kemungkinan akan balik lagi ke area konsolidasi awalnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.525 dan 6.537. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.391, dan bila tembus ke level 6.339.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here