Bursa Asia Berhasil Pangkas Kerugian Awal Sesi

387

(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham bursa kawasan Asia Pasifik hari Selasa (09/04) dibuka dalam zona negatif oleh beralihnya sentimen perdagangan aset resiko karena investor mengkhawatirkan konflik baru di produsen minyak utama Libya. Namun jelang penutupan terjadi penguatan beberapa indeks utama.

Bursa saham China Daratan melemah pada awal perdagangan, kini indeks bergerak positif dengan kenaikan 0,14 persen. Demikian juga dengan indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong menguat 0,42 persen.

Di bursa saham Jepang, indeks Nikkei 225 yang dibuka negatif berhasil naik kembali ke zona positif dengan kenaikan 0,03 persen. Namun saham-saham kelas berat seperti saham Softbank Group jatuh sekitar 0,5%.

Di bursa saham Korea Selatan, indeks Kospi  naik 0,29 persen setelah awal perdagangan anjlok 0,31 persen. Saham-saham kapital besar seperti Samsung Electronics yang turun 0,30 persen kini berhasil naik kembali dengan penguatan 0,32 persen.

Dikawasan pasifik  bursa saham Australia yang bertahan di awal sesi  kini terpangkas dengan penurunan  indeks ASX200 0,09 persen, dan hampir semua sektor tunjukkan pelemahan. Demikian di bursa saham New Zealand, sejak awal sesi sudah masuk dalam zona negatif dan kini indeks  NZX50 turun 0,17 persen.

Untuk perdagangan bursa saham Indonesia di bursa Jakarta juga mengikuti keberuntungan bursa Asia yang kuat, kini indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat  0,78 persen ke posisi 6475.63. Dukungan  kuat indeks dipicu oleh kuatnya saham-saham unggulan sektor perdagangan dan properti.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here