Harga Kopi Arabika Manis Kembali Karena Lemahnya Dolar AS

497

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi Arabika berjangka di bursa komoditas internasional New York pada penutupan perdagangan Rabu (10/04) bangkit  posisi terendah 2 hari. Namun untuk harga kopi Robusta di bursa ICE London kembali retreat  dari posisi kuat sebelumnya.

Penurunan dolar ke level terendah 1-1/2 minggu telah mendorong terjadinya aksi bargain hunting. Faktor pendukung lain untuk kenaikan harga kopi arabika adalah laporan Senin dari Somar Meteorologia bahwa curah hujan di Minas Gerais, wilayah penanaman kopi arabika terbesar di Brazil, hanya 23,4 mm dalam sepekan terakhir atau 90% dari rata-rata historis.

Namun untuk penurunan harga kopi Robusta  karena curah hujan tak terduga selama dua minggu terakhir di Vietnam, di mana pola cuaca El Nino diperkirakan akan membawa cuaca lebih kering.

Harga kopi arabika untuk kontrak paling besar yaitu Mei 2019 bursa New York  ditutup naik  0,70  poin atau 0,75% dari posisi perdagangan sebelumnya pada posisi $93.65 per lb.  Sedangkan harga kopi robusta kontrak bulan Mei ditutup turun  6 poin atau 0,47% dari  perdagangan  sebelumnya  pada $1420 per ton.

Untuk pergerakan harga kopi robusta di London terdapat sentimen  positif yaitu laporan Rabu lalu oleh Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Vietnam bahwa ekspor kopi Q1 Vietnam turun  14,2% y/y menjadi 483.000 MT.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga akhir sesi Amerika esok hari, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga kopi arabika akan terpangkas kembali oleh terpangkasnya kekuatan Real Brasil.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here