Harga Minyak Internasional Tertinggi Sepanjang 2019 Karena Stok Bensin Amerika Merosot

377

(Vibiznews-Commodity) – Harga minyak mentah  yang diperdagangkan di sesi Amerika  yang berakhir hari Kamis (11/04) berhasil cetak rekor tinggi untuk patokan harga internasional setelah EIA melaporkan penurunan besar-besaran pasokan bensin di Amerika, sekalipun pasokan minyak mentah naik ke level tertinggi dalam lebih dari setahun.

Harga minyak mentah berjangka Brent, patokan untuk harga minyak internasional naik $1,04 atau 1,5% pada $ 71,73 per barel  setelah sempat mencapai tertinggi lima bulan pada posisi $71.78. Demikian juga harga Minyak mentah berjangka WTI AS naik 64 sen atau 1% menjadi $64,62 per barel, masih di bawah level terkuat sejak November 2018 yang dicapai perdagangan sebelumnya.

Laporan EIA menunjukkan pasokan minyak mentah AS pekan lalu naik ke level tertinggi sejak November 2017, membengkak sebesar 7 juta barel karena impor meningkat. Sementara itu persediaan bensin dilaporkan turun drastis ke posisi rendah sejak September 2017, stok bensin turun 7,7 juta barel.

Dukungan kuat untuk kenaikan harga minyak kedua patokan ini setelah laporan bulanan OPEC menunjukkan bahwa produksi minyak Venezuela merosot bulan lalu ke level terendah jangka panjang di bawah 1 juta barel per hari, karena sanksi AS dan pemadaman listrik di negara tersebut. Selain itu juga pasokan dari OPEC turun setengah juta barel per hari di bulan Maret ke level terendah empat tahun.

Untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak WTI selanjutnya akan menemui posisi support di 63.87 – 63.49. Namun jika terjadi pergerakan positif kembali akan mendaki ke posisi resisten 64.63 – 64.70.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here