Risalah FOMC Ramaikan Perdagangan Saham Amerika di Wall Street

473

(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham Amerika mulai ramai setelah Fed merilis risalah pertemuan komiter kebijakan mereka atau FOMC akhir bulan lalu, investor dengan tenang membeli banyak saham di bursa Wall Street yang berakhir beberapa saat lalu Kamis (11/04). Akhir dari perdagangan terpantau indeks bursa utama menguat, bahkan Nasdaq yang sarat saham teknologi mengakhiri sesi di level penutupan terbaiknya dalam lebih dari enam bulan.

Indeks Dow Jones yang sarat dengan saham industri memangkas kenaikan kecil awal sesi, mengakhiri hari 7 poin atau 0,03 persen lebih tinggi. Anjloknya saham Boeing membebani Dow Jones, turun hingga  1,1%. Indeks S&P 500 ditutup naik 10 poin atau 0,4 persen  yang disupport kenaikan saham Goldman Sachs hingga 1,1%. Sementara itu komposit Nasdaq berakhir 43 poin atau 0,5 persen lebih tinggi.

Penutupan yang lebih tinggi di bursa Wall Street datang setelah risalah pertemuan kebijakan moneter terbaru Federal Reserve yang menunjukkan prospek suku bunga tahun tetap tidak berubah. Risalah mengatakan mayoritas peserta pertemuan berharap bahwa evolusi prospek ekonomi dan risiko terhadap prospek kemungkinan akan menjamin meninggalkan suku bunga tidak berubah untuk sisa tahun ini.

Namun, risalah yang dicatat peserta terus menekankan bahwa keputusan tingkat di masa depan akan tergantung pada penilaian berkelanjutan mereka terhadap prospek ekonomi dan risiko potensial. Beberapa peserta bahkan mengindikasikan akan menaikkan suku bunga sedikit tahun ini jika ekonomi berkembang seperti yang mereka harapkan.

Berkenaan dengan prospek ekonomi, sejumlah peserta menilai bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal-kuartal berikutnya di 2019 dan dalam beberapa tahun berikutnya kemungkinan akan sedikit lebih rendah daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Dari rilis data ekonomi penting yang dirilis,  Departemen Tenaga Kerja merilis indeks harga konsumen naik 0,4 persen pada bulan Maret setelah naik 0,2 persen pada Februari dan melebihi ekspektasi untuk naik 0,3 persen. Namun untuk inflasi inti naik tipis 0,1 persen dibawah ekspektasi naik 0,2 persen.

Berita pergerakan sektoral, saham perangkat keras komputer menunjukkan pergerakan signifikan ke atas  mendorong NYSE Arca Computer Hardware Index naik 1,8 persen ke penutupan tertinggi enam bulan. Kekuatan yang cukup besar juga terlihat di antara saham-saham jaringan, terlihat dari kenaikan 1,5 persen NYSE Arca Networking Index.

Saham-saham telekomunikasi, bioteknologi, dan layanan minyak juga melihat kekuatan penting pada hari itu, sementara itu kelemahan yang cukup besar muncul di antara stok emas. Kelemahan di sektor emas datang meskipun ada kenaikan harga logam mulia, karena emas untuk pengiriman Juni naik $5,60 menjadi $ 1.313,90/t oz.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here