GBP/USD Diperdagangkan Dibawah 1.3100 Setelah Ditundanya Brexit & Naiknya USD

623

(Vibiznews-Forex) GDP/USD diperdagangkan disekitar 1.3060 setelah Uni Eropa menyetujui penundaan Brexit sampai tanggal 31 Oktober. PM May menjelaskan motivasinya dan meminta untuk dicapainya sebuah solusi. USD mengalami keuntungan setelah keluar data yang bagus dari AS.

Pasangan mata uang ini diperdagangkan sedikit dibawah 1.3100, meneliti berita-berita malam dari Brusel dan tidak bergerak kemana-mana yang jauh dari sini.

Setelah pertemuan yang  penuh perdebatan, Uni Eropa memutuskan untuk memperpanjang Brexit sampai tanggal 31 Oktober. Kebanyakan para pemimpin Eropa ingin memberikan perpanjangan yang lebih lama untuk mencegah terjadinya perubahan tenggat waktu dan pertemuan tingkat tinggi yang berulang-ulang.

Namun, Presiden Peranci Emmanuel Macron mengambil garis keras dan memaksakan perpanjangan waktu yang lebih pendek. Dia juga ingin mengenakan kondisi-kondisi tertentu agar supaya bisa mencegah gangguan dari Inggris selama periode penantian perpanjangan Brexit. Namun pada akhirnya Inggris tetap menjadi anggota penuh Uni Eropa, termasuk berpartisipasi di dalam pemilihan Parlemen Eropa pada akhir bulan Mei.

Presiden Dewan Eropa Donald Tusk meminta Inggris tidak membuang-buang waktu sekali ini dan juga berkata bahwa Inggris bisa menolak Artikel 50 dan membatalkan Brexit samasekali. Sementara membatalkan Brexit tetap merupakan opsi yang jauh, kurangnya reaksi terhadap pergerakan GBP/USD merupakan hal yang agak aneh.

Penundaan sudah diperhitungkan di dalam harga Poundsterling dan hampir tidak ada orang yang berpikir akan terjadi Brexit yang keras pada hari Jumat. Namun, kita bahkan tidak melihat pergerakan jual apapun. Kelihatannya pasar sedang menunggu respon dari Inggris.

GBP/USD juga bisa bergerak karena perkembangan di AS. Risalah pertemuan FOMC menunjukkan bahwa bank sentral yang paling berkuasa di dunia ini teguh bertahan untuk tidak memperketat kebijakan moneter dan bahkan bisa memotong tingkat bunga. Pasar sudah memperhitungkan probabilita tersebut ke dalam harga, dan the Fed secara bertahap membuka pintu ke arah opsi ini.

Data ekonomi yang keluar dari AS bercampur, namun indeks dolar AS mengalami kenaikan diatas batas 97 dengan pernyataan Presiden ECB Draghi yang berhati-hati selama konferensi pers mengingatkan para investor akan perlambatan ekonomi di area Euro dan hal ini membebani matauang-matauang utama di Eropa yang pada akhirnya membantu dolar AS menemukan kembali permintaan.

Secara tehnikal, apabila naik GBP/USD akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.3120 yang apabila berhasil ditembus akan bertemu dengan berikutnya di 1.3200 dan akhirnya 1.3270. Sedangkan apabila turun pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “support” terdekat di  1.3030 yang apabila tertembus akan bertemu dengan berikutnya di 1.2990 dan akhirnya 1.2960.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here