Harga Emas Naik Karena Permintaan Safe-Haven

337

(Vibiznews-Commodity) Harga emas naik moderat pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat, sebagian karena permintaan “safe-haven” dari meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dengan Iran. Sebagian karena aksi “short-covering” di pasar berjangka dan “bargain-hunting” di pasar tunai, setelah harga jatuh menyentuh ke rendahan selama empat bulan pada minggu yang lalu.

Emas berjangka bulan Juni terakhir naik $4.20 per ons pada $1,280.10. Perak Comex bulan Mei terakhir naik $0.035 pada $14.99 per ons.

Ada semacam keengganan terhadap resiko di pasar memulai minggu perdagangan yang baru, dengan Amerika Serikat meningkatkan sanksi ekonomi atas Iran. Amerika Serikat sekarang berniat untuk menghapus keringanan yang diberikan kepada negara-negara yang mengimpor minyak mentah Iran. Harga minyak terdorong naik ke ketinggian selama enam bulan karena berita ini. Amerika Serikat dan Iran telah mengalami penurunan hubungan antara kedua negara di bawah pemerintahan Trump.

Sebagian pasar keuangan dan saham dunia masih tutup pada hari Senin kemarin karena liburan Paskah.

Indeks saham Asia dan Eropa bercampur ke melemah semalam. Indeks saham AS mengarah sedikit turun pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai.

Hal-hal diluar pasar kemarin adalah melemahnya indeks dolar AS karena tarikan koreksi setelah menyentuh ketinggian baru tahun ini pada hari Kamis minggu lalu. Sementara, harga minyak mentah Nymex naik dengan solid, menyentuh ketinggian enam bulan dan diperdagangkan disekitar $65.50 per barel.

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid pada $1,300.00 setelah melewati $1,284.90 dan kemudian $1,291.70. Sedangkan obyektif penurunan harga emas selanjutnya adalah menembus “support” yang solid di $1,250.00 setelah melewati $1,273.00 dan kemudian $1,270.00.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here