Emas Turun, Tertekan Kuatnya USD & Naiknya Indeks Saham AS

329

(Vibiznews-Commodity) Pasar emas terus diperdagangkan dekat kerendahan selama sesi, dan hanya bereaksi sedikit terhadap data dari sektor perumahan yang lebih kuat daripada yang diperkirakan.

Hari selasa kemarin Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa penjualan rumah baru AS naik 4.5% pada bulan Maret, menjadi 692.000 rumah pertahun setelah disesuaikan secara musiman, diatas dari angka bulan Februari yang telah direvisi sebanyak 662.000 unit.

Laporan itu mengatakan bahwa secara tahunan, penjualan rumahbaru naik 3%. Penjualan rumah baru berada pada level tertinggi sejak bulan April 2018.

Emas telah berada dibawah tekanan sebagai akibat dari momentum yang baru dari dolar AS, dan nampaknya data ekonomi AS hanya memberikan dampak yang sedikit terhadap metal kuning.

Kenaikan dari indeks dolar AS pada hari Selasa kemarin yang dikombinasikan dengan menguatnya indeks saham AS telah mendorong harga emas dan perak turun ke kerendahan selama empat bulan. Kerugian semalam diperpanjang pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat ketika indeks dolar AS secara solid terdorong ke level yang lebih tinggi pada hari kemarin.

Indeks saham AS berada pada atau dekat dengan ketinggian selama enam bulan dan tidak jauh dibawah angka tertinggi pada musim gugur yang lalu –  menggaris bawahi kurangnya keengganan terhadap resiko di pasar yang menghambat kenaikan harga emas dan perak.

Emas Comex bulan Juni terakhir diperdagangkan pada $1,270.90 per ons, turun 0.50% pada hari itu.

Sektor perumahan juga mengalami kenaikan inventori. Laporan itu mengatakan bahwa perkiraan rumah baru yang siap untuk dijual pada akhir bulan Maret adalah 344.000, merepresentasikan persediaan selama 6 bulan.

Walaupun harga emas tertekan, sebagian ekonom mencatat bahwa ini adalah berita yang baik untuk ekonomi AS. Sektor perumahan selama ini telah memberatkan pertumbuhan ekonomi dengan kenaikan harga rumah dan harga tingkat “mortgage” membuat banyak pemilik rumah baru keluar dari pasar pada tahun 2018.

Katherine Judge, ekonom senior di CIBC World Markets mengatakan,”Sementara lompatan di dalam penjualan adalah suatu tanda bahwa permintaan tetap tangguh, kelemahan di dalam single-family building permits menunjukkan bahwa para developer rumah tidak memperkirakan tren kenaikan tetap akan berlanjut. Harus diakui, ini adalah rangkaian dari volatilitas, namun jika permintaan terus bertahan naik, aktifitas pembangunan rumah bisa naik nantinya pada tahun ini.”

Secara tehnikal, apabila penurunan dibawah $1,270.00 berlanjut maka emas akan menghadapi “support” berikutnya di $1,260.00 dan kemudian $1,247.00. Sebaliknya apabila berbalik naik maka emas akan berhadapan dengan “resistance” yang terdekat di $1,276.00 yang apabila berhasil dilewati akan bertemu dengan “resistance” selanjutnya di $1,280.00 dan kemudian $1,290.00.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here