Rekor Bursa Amerika Tidak Berlanjut Karena Saham Caterpilar dan AT&T

353

(Vibiznews – Index) – Setelah berhasil cetak rekor pada perdagangan sebelumnya, saham bursa Amerika  menunjukkan kurangnya arah selama  perdagangan yang berakhir beberapa saat lalu Kamis (25/04) dengan indeks masuk zona merah. Tekanan jual terjadi jelang akhir sesi.

Indeks Dow Jones turun 59,34 poin atau 0,2 persen menjadi 26.597,05 poin, indeks Nasdaq merosot 18,81 poin atau 0,2 persen menjadi 8.102,01 dan indeks S&P 500 turun 6,43 poin atau 0,2 persen menjadi 2.927,25 dengan saham telekomunikasi paling lemah.

Investor tampaknya enggan untuk membuat langkah signifikan di tengah ketidakpastian tentang prospek jangka pendek untuk pasar setelah kenaikan kemarin mengangkat Nasdaq dan S&P 500 ke rekor penutupan tertinggi. Terjadi tarik menarik sentimen berita laporan pendapatan perusahaan besar seperti Boeing (BA), Caterpillar (CAT) dan AT&T (T).

Saham Boeing ditutup sedikit lebih tinggi setelah raksasa kedirgantaraan tersebut melaporkan pendapatan kuartal pertama yang sesuai dengan perkiraan analis tetapi menurun proyeksi untuk setahun penuh karena ketidakpastian seputar  pesawat 737 MAX pesawatnya.

Saham pembuat alat berat Caterpillar melaporkan hasil kuartal pertama yang melampaui perkiraan analis  tetapi saham bergerak lebih rendah. Saham AT&T juga melihat kelemahan yang signifikan setelah raksasa telekomunikasi itu melaporkan pendapatan kuartal pertama yang memenuhi estimasi tetapi lebih lemah dari pendapatan yang diharapkan.

Sebagian besar sektor utama mengakhiri hari dengan hanya menunjukkan pergerakan sederhana, meskipun pelemahan signifikan terlihat di antara saham layanan minyak. Philadelphia Oil Service Index anjlok 3,5 persen setelah mengakhiri sesi sebelumnya pada level penutupan terbaik dalam lebih dari empat bulan.

Saham-saham baja juga bergerak melemah tajam selama sesi perdagangan, menyeret NYSE Arca Steel Index turun 2,3 persen. Indeks jatuh ke level penutupan terendah dalam sebulan.

Saham perangkat keras komputer, produsen minyak, dan stok bioteknologi juga alami pelemahan yang menonjol pada hari itu, sementara beberapa kekuatan terlihat antara saham semikonduktor dan transportasi.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here