Harga Gula di ICE Sedang Turun Oleh Harga Minyak Mentah

1075

(Vibiznews – Commodity) – Harga gula mentah berjangka yang diperdagangkan di bursa komoditas internasional ICE New York yang berakhir hari  Jumat (26/04)  retreat dari posisi flat sebelumnya. Namun untuk harga gula putih di bursa ICE London rebound retreat dari  posisi tertinggi 1 bulan lebih.

Harga gula  menghapus kenaikan awal dan tertekan oleh  harga minyak mentah lebih rendah.  Harga gula dibuka lebih tinggi ke level tertinggi 1 bulan di tengah permintaan yang kuat untuk etanol Brasil setelah Unica melaporkan total penjualan hidro etanol Brasil melonjak  25,6% y/y di paruh pertama April menjadi 1,18 miliar liter.

Permintaan yang kuat untuk etanol Brasil meningkatkan prospek peningkatan produksi etanol di Brasil, yang dapat mengurangi pasokan gula global. Harga etanol hydrous Brasil Kamis lalu naik menjadi 1,9846 real per liter, tertinggi sejak data dimulai pada 2000. Unica pada Kamis juga melaporkan produksi gula yang lebih kecil di Brasil ketika produksi gula Tengah-Selatan 2019/20 merosot 52% y/y di paruh pertama April hingga 340 MT.

Data hari Selasa dari Conab, agensi tanaman nasional Brazil, menunjukkan Brasil 2018/19 output gula pada tahun pemasaran yang berakhir 31 Maret turun 17,2% y/y ke level terendah 11-tahun 31,4 MMT. Conab juga melaporkan bahwa jumlah tebu yang dialihkan ke produksi gula pada 2018/19 turun ke rekor terendah 36,4% dibandingkan 45,9% pada 2017/18, dan bahwa produksi etanol Brasil 2018/19 naik  23,3% y/y ke merekam 33,6 bln liter.

Harga gula mentah kontrak bulan Juli akhir perdagangan bursa New York ditutup turun  0,21 poin atau 1,63% pada harga $12,69 per lb. Namun untuk harga gula putih kontrak bulan Agustus yang terpantau di bursa London ditutup  turun  0,20 poin atau 0,06% pada harga $340.10.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan secara teknikal harga gula di ICE New York  berpotensi turun kembali  oleh lemahnya harga minyak mentah.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here