Bursa Amerika Awal Pekan Cetak Rekor Meski Investor Berhati-hati

398

(Vibiznews – Index) – Mengawali perdagangan saham Amerika Serikat pekan ini di bursa Wall Street, fluktuasi pergerakan masih terjadi oleh sikap kehati-hatian pasar menghadapi momen yang padat. Dan akhir perdagangan sesi Amerika beberapa saat lalu Selasa (30/04) indeks bursa utama ditutup menguat tipis, namun ada juga yang berhasil menembus rekor sebelumnya yaitu S&P500 dan Nasdaq.

Terpantau indeks  S&P500 naik 0,1% menjadi 2.943,03, yang menembus rekor tertinggi sebelumnya pada bulan September dengan support kekuatan saham sektor keuangan seperti saham Bank New York Mellon dan Citigroup  masing-masing naik sekitar 2%.

Nasdaq Composite yang ramai dengan saham-saham teknologi  juga mencapai level tertinggi sepanjang masa, naik 0,2% atau 12 poin menjadi 8.161,85. Kemudian indeks Dow Jones  ditutup 11,06 poin lebih tinggi atau 0,04% pada 26.554,39 yang mendapat dukungan kuat saham Goldman Sachs.

Investor tampaknya enggan untuk membuat langkah yang lebih signifikan menjelang pengumuman keputusan kebijakan moneter terbaru Federal Reserve pada hari Rabu,  negosiasi perdagangan AS-Cina dan laporan pendapatan koorporasi yang masih berlangsung.

Laporan keuangan perusahaan yang kuat pekan lalu membantu mendorong S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 0,9% dan 1,9%. Sekitar 150 perusahaan S&P 500 dijadwalkan akan merilis hasil kuartalan mereka minggu ini, termasuk Apple, General Electric dan Qualcomm.

Restaurant Brands melaporkan laba yang lebih lemah dari yang diperkirakan setelah penurunan mengejutkan dalam penjualan Tim Hortons, mengirimkan sahamnya turun 22%. Spotify Technology membukukan kerugian yang lebih besar dari perkiraan, mengimbangi berita bahwa ia mencapai 100 juta pelanggan untuk layanan premiumnya, akibatnya saham Spotify turun 0,1%.

Hingga  semalam sudah 231 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan hasil triwulanan dan dari perusahaan-perusahaan itu, 77,5% melaporkan pendapatan  melampaui ekspektasi  dengan tingkat pertumbuhan pendapatan yang dilaporkan sekitar 1%, jauh di atas penurunan 4,2% yang diperkirakan.

Secara sektoral, sebagian besar sektor utama mengakhiri sesi dengan menunjukkan pergerakan sederhana. Saham keuangan menguat dengan KBW Bank Index dan NYSE Arca Broker/Dealer Index keduanya naik 1,2 persen. Di sisi lain saham emas bergerak lemah hingga  menyeret indeks NYSE Arca Gold Bugs turun 2,6 persen.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here