ICE Jual Gula Sangat Murah Sekali, Terjun Bebas Karena Ramalan USDA

335

(Vibiznews – Commodity) – Harga gula mentah berjangka yang diperdagangkan di bursa komoditas internasional ICE New York yang berakhir hari  Kamis (02/05) ditutup pada posisi terendah 3-3/4 bulan . Demikian juga  harga gula putih di bursa ICE London terjun ke posisi terendah 7 bulan.

Harga gula turun tajam oleh profit taking pasar setelah FAS USDA pada hari Rabu meramalkan bahwa produksi gula UE 2019/20 akan meningkat 7% y/y menjadi 19,375 MMT. Selain itu juga mendapat tekanan dari lemahnya harga minyak mentah.

Harga gula telah turun tajam dalam sepekan terakhir meskipun beberapa laporan baru-baru ini menunjukkan penurunan produksi gula Brasil. Unica Kamis lalu melaporkan produksi gula yang lebih kecil di Brasil ketika produksi gula Tengah-Selatan 2019/20 merosot 52% y/y pada paruh pertama April menjadi 340 MT. Data Selasa lalu dari Conab, agensi tanaman nasional Brasil, menunjukkan Brasil 2018/19 output gula pada tahun pemasaran yang berakhir 31 Maret turun 17,2% y/y ke level terendah 11-tahun 31,4 MMT.

Harga gula mentah kontrak bulan Juli akhir perdagangan bursa New York ditutup melemah tajam sebesar  0,13  poin atau 1,05% pada harga $12,21 per lb. Namun untuk harga gula putih kontrak bulan Agustus yang terpantau di bursa London ditutup turun 3,20   poin atau 0,96% pada harga $331.70.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan secara teknikal harga gula di ICE New York masih sangat lemah oleh posisi penurunan harga minyak mentah berkelanjutan.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here