Pasokan Kakao ICE Melimpah, Selama 2 Hari Berturut Harga Kakao Lemah

445

(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao berjangka yang diperdagangkan di bursa ICE New York dan berakhir pada hari  Kamis (02/05) masih lemah dalam 2 hari berturut  dari posisi tertinggi sepekan. Namun untuk harga kakao di bursa ICE London  terjun dari posisi tertinggi 9-1/2 bulan.

Turunnya harga kakao dalam sesi perdagangan karena pasokan di gudang ICE naik ke tertinggi 7-3/4 bulan dari 4,432 juta kantong.Selanjutnya  terindikasi produksi kakao yang kuat di Afrika Barat setelah data pemerintah Pantai Gading pada hari Senin menunjukkan bahwa petani kakao Pantai Gading mengirim 1,84 MMT kakao ke pelabuhan selama 1 Oktober-28 April, naik  15,7% dari waktu yang sama tahun lalu.

Harga kakao berjangka untuk kontrak paling ramai yaitu bulan Juli di ICE New York  ditutup turun  54  poin atau 1,87 persen  pada posisi $2315 per ton. Untuk harga kakao berjangka kontrak bulan Juli  bursa London ditutup turun  27  poin atau 1,50 persen berada pada posisi  1772 pound per ton.

Sentimen positif untuk harga kakao datang dari kekhawatiran akan kondisi kering di Pantai Gading, produsen kakao terbesar di dunia. Data dari Pusat Prediksi Iklim AS menunjukkan curah hujan di bawah rata-rata di Pantai Gading selama 21-27 April.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan secara teknikal harga kakao di ICE  London  rebound yang didukung oleh laporan cuaca di Afrika Barat.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here