Ambruknya Saham BMW Sumbang Kerugian di Bursa Eropa

437

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Eropa diperdagangkan sedikit lebih rendah selama perdagangan awal sesi Eropa hari Selasa (07/05), setelah ada berita dikonfirmasinya Wakil Perdana Menteri China Liu He akan menghadiri pembicaraan negoisasi perdagangan di Washington.

Indeks Pan-European STOXX Europe 600 menguat tipis dengan kenaikan 0,04 persen ke 479,27 dengan sebagian sektor saja yang masuk zona merah. Indeks DAX Jerman kehilangan 0,28 persen, indeks CAC 40 Prancis menurun 0,43 persen sementara FTSE di bursa saham Inggris turun 0,72 persen.

Sektor Telekomunikasi adalah sektor dengan kinerja terbaik, naik sekitar 1,2%, sementara saham bank menunjukkan penurunan paling substansial, turun sekitar 1% dipimpin oleh saham HSBC dan Standard Chartered, yang masing-masing turun 1,9% dan 1,6%.

Saham Thomas Cook naik lebih dari 10% setelah Lufthansa mengkonfirmasi akan melakukan penawaran tidak mengikat untuk Condor grup Inggris, dengan opsi untuk memperoleh maskapai yang tersisa.

Saham BMW turun sekitar 1,1% setelah perusahaan pembuat mobil Jerman tersebut melaporkan penurunan 78% dalam laba kuartal pertama mereka , yang dipicu oleh pembayaran  biaya hukum dalam permasalahan hukum yang dihadapi.

Berita dari kalender ekonomi, rilis data industri Jerman menunjukkan pesanan naik kurang dari yang diharapkan pada bulan Maret setelah dua bulan penurunan tajam, membawa sedikit bantuan bagi ekonomi terbesar Eropa.

Sebagai informasi, perdagangan bursa Eropa sebelumnya berakhir lebih rendah  setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada semua impor Cina. Indeks Pan European Stoxx 600 menyerah 0,9 persen dengan indeks DAX Jerman turun 1 persen dan indeks CAC 40 Perancis turun 1,2 persen sementara pasar Inggris ditutup.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here