Dolar AS Terperangkap di Posisi Terburuk 6 Pekan

187

(Vibiznews – Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Asia hari Kamis (09/05) posisi dolar AS berusaha bangkit kembali dan menguat terhadap beberapa rivalnya, namun terhadap yen Jepang masih terperangkap di posisi 6 pekan terendah. Sentimen kemelut perang dagang AS-China membuat Yen lebih kuat darpada dolar AS.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan mata uang dolar AS terhadap beberapa rival mata uang utama sedang turun sekitar 0,01 persen menjadi 97.61 setelah dibuka pada posisi 97.63 dari penutupan perdagangan sebelumnya pada posisi 97.62.

Dolar AS telah melorot terhadap mata uang Jepang, yang telah naik terhadap sejumlah mata uang lainnya. Yen cenderung menarik perhatian investor di saat terjadi perselisihan politik dan gejolak pasar.

Harapan bahwa Amerika Serikat dan China akan mencapai kesepakatan segera untuk mengakhiri perang dagang mereka telah terbalik minggu ini, membuat investor melarikan uangnya dari aset berisiko. Saham global telah mundur dan obligasi pemerintah telah melonjak pada gilirannya.

Washington menuduh Beijing mundur dari komitmen yang dibuat selama negosiasi perdagangan dan Presiden AS Donald Trump telah mengancam untuk menaikkan tarif barang-barang China yang ada pada hari Jumat dan memberlakukan pungutan baru segera jika tidak ada kesepakatan.

Untuk perdagangan selanjutnya analyst Vibiz Research Center memperkirakan secara teknikal, indeks dolar bergerak turun menuju posisi support di 97.45 – 96.90. Namun jika bergerak sebaliknya akan bergerak naik menuju posisi  resisten di posisi 97.68 – 98.35.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here