EUR/USD Memperpanjang Kerugiannya Dengan USD Menunjukkan Ototnya

157

(Vibiznews-Forex) EUR/USD diperdagangkan dibawah 1.1180.  USD mendapatkan pijakannya dengan perang dagang antara AS dengan Cina tidak memiliki akhir yang kelihatan. Euro juga terpukul oleh meningkatnya kekuatiran mengenai Itali.

Pasangan EUR/USD mengikuti pola yang sama yang kelihatan selama beberapa hari terakhir, naik sedikit pada awal perdagangan sesi Eropa namun melemah menjelang pembukaan perdagangan sesi Amerika Serikat. Meskipun demikian, pasangan matauang ini terus diperdagangkan dalam rentang yang terbatas disekitar angka 1.1200, dengan potensi naik dibatasi oleh ketegangan perdagangan antara AS dengan Cina.

Uni Eropa merilis Neraca Perdagangan bulan Maret, yang dibukukan surplus €17.9 miliar, lebih baik daripada yang diperkirakan €17.1 miliar, namun masih dibawah dari level bulan Februari.

Sebaliknya, data Amerika Serikat umumnya bagus, membuat dolar AS terdorong naik lebih lanjut. Housing Starts dan Building Permits secara bulanan naik lebih daripada yang diantisipasikan, sementara itu klaim pengangguran untuk minggu yang berakhir pada tanggal 10 Mei turun menjadi 212.000, lebih baik daripada yang diperkirakan sebesar 220.000. Juga, survey manufaktur dari Fed Philadelphia muncul di 16.6, jauh lebih baik daripada sebelumnya 8.5 dan diatas dari yang diperkirakan 9.0.

Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan kepada Cina dengan mengumumkan keadaan darurat nasional mengenai tehnologi terhadap musuh, atau dengan perkataan lain: membatasi Huawei, raksasa telekomunikasi Cina. Pergerakan ini adalah serangan di dalam perang dagang, yang tidak mendekat pada resolusi. Sentimen pasar yang “risk-off” ini mendorong USD naik lebih tinggi.

Secara tehnikal, penurunan pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.1175 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1140 dan akhirnya 1.1110. Sebaliknya, kenaikan pasangan matuang ini akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.1220 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1250 dan akhirnya 1.1280.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here