Konflik Timur Tengah Masih Kuasai Harga Minyak Dunia

817

(Vibiznews-Commodity) – Harga minyak mentah yang diperdagangkan pada  sesi Eropa akhir pekan hari Jumat (17/05) masih diposisi yang tinggi dan berada di jalur untuk kenaikan mingguan pertama bulan ini, karena meningkatnya tensi ketegangan di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan.

Harga minyak berjangka Amerika atau  West Texas Intermediate (WTI)  berada di $63,28 per barel, yang menguat 34 sen atau 0,54%  dari penutupan perdagangan sebelumnya. Demikian minyak mentah berjangka acuan internasional atau minyak Brent  menguat 24 sen atau 0,33% berada di $72,76 per barel.

Sebuah koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi di Yaman melakukan beberapa serangan udara di ibukota Houthi yang dikuasai Sanaa pada hari Kamis setelah  Iran mengklaim bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak pada dua stasiun pompa minyak Saudi awal minggu ini.

Awal pekan ini, staf AS dievakuasi dari kedutaan besar Amerika di Baghdad, sementara Presiden A.S. Donald Trump memerintahkan pengerahan  kapal induk, pembom B-52 dan rudal Patriot ke Timur Tengah. Namun, Trump telah mengatakan kepada penasihat utamanya bahwa dia tidak ingin melibatkan Amerika Serikat dalam perang dengan Iran.

Di sisi lain, para pelaku pasar juga menunggu keputusan dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen lain mengenai apakah akan melanjutkan pemotongan pasokan yang telah mendorong harga lebih dari 30% sepanjang tahun ini.

Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak WTI diperkirakan akan melanjutkan pergerakan positifnya ke posisi resisten di 63.63 – 64.80. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan turun ke posisi support di 62.46 – 60.23.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here