Bursa Jepang dan Korea Paling Untung di Bursa Asia Awal Pekan

447

(Vibiznews – Index) – Pergerakan bursa saham Asia jelang penutupan sesi Asia hari Senin (20/05)  sebagian besar lebih tinggi  di tengah serangkaian perkembangan geopolitik di seluruh kawasan Asia Pasifik dan juga rilis data ekonominya. Terpantau bursa saham Jepang dan Korea Selatan yang cetak keuntungan.

Indeks Nikkei 225 di bursa saham Jepang mencetak penguatan  0,35%, yang ditopang kenaikan saham-saham kelas berat indeks seperti Fast Retailing dan Softbank Group. Penguatan juga disupport oleh data  pertumbuhan ekonomi Jepang pada kuartal pertama naik di atas ekspektasi. PDB Jepang tumbuh pada 2,1% y/y  pada kuartal pertama tahun 2019,  yang mengalahkan ekspektasi pasar untuk PDB kontraksi 0,2%.

Kekuatan saham juga terjadi bursa saham Korea Selatan, dengan indeks  Kospi menguat  0,59%. Indeks diperkuat oleh lonjakan saham eksportir seperti Hyundai dengan kenaikan saham 3 persen lebih dan juga saham unggulan Samsung Electronics dengan kenaikan 1 persen lebih.

Demikian keuntungan terjadi juga di bursa saham kawasan Pasifik dengan indeks ASX 200 di Australia naik 1,58%, setelah partai koalisi konservatif Australia menguasai mayoritas parlemen  setelah kemenangan pemilu yang mengejutkan hari Sabtu (18/05). Saham sektor keuangan  melonjak lebih dari 5% seperti  saham Commonwealth Bank of Australia melonjak 6,15% dan National Australia Bank naik 7,61%. Grup Perbankan Australia dan Selandia Baru juga melonjak 7,33%, sementara Westpac meroket 8,38%.

Lihat: Hasil Pemilu Australia Tak Terduga, Aussie Bangkit Dari Jurang 5 Bulan

Di bursa saham India, indeks Nifty 50 melonjak lebih dari 1,5% setelah jajak pendapat awal menunjukkan Perdana Menteri Narendra Modi kemungkinan akan kembali berkuasa setelah pemilihan umum negara itu.

Pergerakan yang merugi terjadi pada bursa saham China, saham bergerak ke wilayah negatif  dengan indeks Komposit Shanghai tergelincir 0,59% dan indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong tergelincir 0,43%.

Demikian untuk perdagangan bursa saham Indonesia di bursa Jakarta alami pergerakan kuat oleh aksi bargain hunting pasar, kini indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,68 persen ke posisi 5866.42. Support  kuat indeks dipicu oleh kuatnya saham-saham unggulan sektor infrastruktur dan aneka industri.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here