Emas Turun $23 Dari Ketinggian Yang Dicapai Pada Hari Senin Minggu Lalu

396

(Vibiznews-Commodity) Hari Jumat minggu lalu adalah hari brutal yang lain bagi harga emas. Emas berjangka bulan paling aktif kontrak Juni dibuka pada $1,285.80 pada pagi harinya, dan setelah sempat diperdagangkan ke kerendahan $1,274.60 akhirnya ditutup turun $8.50 dan berada pada $1,277.60. Dolar AS memberikan tekanan yang moderat dengan kenaikan sebesar 0.19% di dalam perdagangan hari itu. Sedangkan penurunan di dalam harga emas adalah sebesar 0.67% yang disebabkan oleh tekanan jual.

Salah satu komponen yang menarik dari aktifitas di dalam pasar keuangan pada hari Jumat minggu lalu adalah munculnya keprihatinan yang baru mengenai perang dagang AS-Cina yang bertambah dalam. Keprihatinan itu adalah penyebab utama dari penjualan saham-saham pada hari Jumat minggu lalu. Pada saat yang bersamaan penjualan emas yang dramatis terus berlangsung tidak peduli adanya keprihatinan tersebut dan berfokus pada data ekonomi AS yang kuat.

Sebagaimana yang dilaporkan oleh the Street,”Saham mengakhiri hari yang buruk dengan catatan yang suram pada hari Jumat minggu lalu setelah laporan yang mengatakan bahwa pembicaraan perdagangan antara AS dan Cina telah berhenti. Gagalnya pembicaraan adalah sebagai hasil dari kedua belah pihak tidak bersepakat mengenai apa yang mau dinegosiasikan, membawa kepada ketidakpastian mengenai kapan negosiasi ronde berikutnya akan berlangsung.”

Indeks sentimen konsumen dari Universitas Michigan pada hari Jumat minggu lalu menunjukkan ketinggian selama 15 tahun untuk bulan Mei. Sekarang ini indeks sentimen konsumen berada pada 102.4 dibandingkan dengan angka bulan April yang berada pada 97.2. Nampaknya seakan-akan partisipan pasar memutuskan untuk fokus kepada data ekonomi yang positip dan tidak mempedulikan keprihatinan yang menggerakkan saham-saham AS turun.

Dikotomi dari bagaimana para trader bereaksi di dalam saham versus bagaimana para trader bereaksi di dalam emas pantas untuk dicatat. Apa yang terlihat jelas adalah bahwa emas tidak berhasil menembus rintangan dan “resistance” di $1,300 per ons setelah dicapai pada hari Senin minggu lalu. Kenyataan bahwa emas menembus $1,280 juga adalah signifikan dalam hal titik harga itu menunjukkan penurunan sebesar 0.618% dari rally belakangan ini yang dimulai setelah terbentuknya “double bottom” selama minggu terakhir bulan April. Untuk alasan itulah kita bisa melihat emas diperdagangkan lebih rendah dengan target “support” saat ini adalah $1,267.70 kerendahan dari “double bottom” yang apabila berhasil ditembus akan menuju ke $1,252.26. Sebaliknya apabila berbalik naik akan bertemu dengan “resistance’ terdekat di $1,286.14 yang apabila berhasil ditembus akan menuju ke $1,294.65 dan akhirnya $1,308.79.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here