EUR/USD Turun Ke Kerendahan Dua Minggu Dengan Eskalasi Perang Dagang & Data AS Yang Kuat

536

(Vibiznews-Forex) EUR/USD bertengger diatas 1.1150, terendah di dalam dua minggu dengan media Cina melaporkan bahwa negara mereka tidak lagi dalam dengan pembicaraan dengan AS setelah AS memasukkan Huawei di dalam daftar hitam. Sementara sentimen konsumen AS muncul dengan bagus di 102.4.

Media pemerintah Cina melaporkan bahwa negara itu tidak lagi tertarik di dalam pembicaraan dengan AS. Terlebih lagi, mereka menasehatkan Sekretaris Treasury AS Steven Mnuchin untuk tidak datang ke Beijing karena tidak akan menghasilkan apa-apa. Saham-saham turun dan dolar AS dan Yen Jepang yang “safe-haven” naik.

Berita itu datang pada saat AS mengumumkan memblacklist Huawei, raksasa telekomunikasi Cina, efektif berlaku sejak hari Jumat minggu lalu. Sementara Washington mendesak pergerakan itu tidak berhubungan dengan pembicaraan perdagangan, sukar untuk tidak menghubungkan keduanya. Perkembangan buruk terbaru ini adalah penurunan lebih lanjut setelah negara-negara dengan ekonomi terbesar di dunia ini menambahkan pajak yang baru satu terhadap yang lain.

Faktor yang baru di dalam perang dagang adalah nilai Yuan Cina. Matauang Cina melanjutkan erosinya terhadap dolar AS, berakhir mendekati 7 atas USD?CNY. Presiden Donald Trump menuduh Cina memanipulasi matauangnya untuk mendukung ekspor. Sebegitu jauh, otoritas Cina membatasi diri untuk tidak menggunakan senjata ini, mempertahankannya sebagai senjata terakhir dan juga untuk mencegah larinya modal ke luar negeri untuk kepentingan mereka sendiri.

Sentimen konsumen AS muncul dengan bagus di 102.4 namun eskalasi di dalam ketegangan perdagangan mengatasi data ekonomi.

Secara tehnikal, penurunan pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.1135 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1110 dan akhirnya 1.1025. Sebaliknya kenaikan akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.1200 yang apabila terlewati akan lanjut ke 1.1225 dan akhirnya 1.1265.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here