GBP/USD Menyentuh Terendah Sejak Bulan Januari Dengan Berhentinya Pembicaraan Brexit Lintas Partai

337

(Vibiznews-Forex) GBP/USD menyentuh level terendah sejak bulan Februari, dibawah 1.2750. Partai Buruh Inggris berkata bahwa tidak ada poinnya berbicara dengan pemerintah yang akan runtuh. PM Inggris May berencana untuk turun pada bulan Juni.

Boris Johnson yang akan menjadi Perdana Menteri merupakan berita yang akan segera muncul di surat-kabar dan pasar tidak antusias mengenai hal ini. PM May menjamin jadwal turunnya pada awal Juni, setelah pemungutan suara Brexit berikutnya dan tidak peduli apapun hasilnya. Johnson, penganut Brexit yang setia menjadi kandidat yang terdepan untuk menggantikan posisi Theresa May.

Jika yang sebelumnya Sekretaris Luar Negeri ini memasuki Downing Street, dia akan membawa Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan, hal yang terburuk bagi pasar.

Oposisi partai Buruh kemungkinan akan mengakhiri pembicaraan lintas partai sekarang pada saat May sedang akan keluar. Pemimpin Jeremy Corbyn dilaporkan sedang menyiapkan referendum kedua. Jika opsi yang berpotensi membalikkan Brexit samasekali ini berhasil menarik perhatian, poundsterling akan punya ruangan untuk pulih kembali.

Bukan hanya diskusi internal Inggris saja yang ditepi kehancuran. Media Cina mengatakan bahwa negara tersebut tidak lagi tertarik untuk mengadakan pembicaraan dengan AS dengan AS memblacklist Huawei, raksasa telekomunikasi Cina yang efektif berlaku sejak hari Jumat minggu lalu. Perkembangan memburuk ini membebani pasar dan mendorong dolar AS yang “safe-haven” naik.

Secara tehnikal, penurunan pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.2670 yang apabila terlewati akan lanjut ke 1.2620. Sebaliknya kenaikan akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.2830 yang apabila terlewati akan lanjut ke 1.2900 dan akhirnya 1.2925.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here