Peristiwa Yang Pengaruhi Laju Dolar AS Pekan Ini Setelah Rally Panjang

369

(Vibiznews – Forex) – Setelah berhasil mencetak penguatan mingguan dengan rally selama 5 hari berturut hingga mencapai posisi tertinggi 2 pekan, posisi dolar AS masuki perdagangan sesi Asia awal pekan hari Senin (20/05) dibuka sedikit lebih rendah dan bergerak lemah.

Dolar AS alami profit taking setelah minggu lalu  mengalami percepatan yang lebih tinggi  dengan kemenangan beruntun lima hari, yang menandai kenaikan terpanjang berturut-turut dalam dua bulan. Kenaikan dolar AS berjalan paralel dengan meningkatnya obligasi Treasury sementara prospek kebijakan harga 2019 Fed bergerak ke pengaturan yang, menandakan pasar sekarang melihat kemungkinan penurunan yang lebih tinggi.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan mata uang dolar AS terhadap beberapa rival mata uang utama sedang melemah 0,03 persen di 97.97 setelah dibuka pada posisi 97.96 dan sempat turun ke posisi 97.94. Perdagangan akhir pekan lalu ditutup pada posisi 98.02.

Pekan lalu posisi dolar AS diperkuat oleh posisi pelemahan dari rival-rival utamanya merespon lemahnya fundamental mata uang rival utama tersebut serta kuatnya fundamental ekonomi Amerika Serikat yang memberikan optimisme pasar akan kekuatan ekonominya.

Analyst vibiz Research Center melihat pekan ini terdapat beberapa peristiwa yang membingungkan pergerakan dolar AS.  Pekan ini di kawasan Eropa akan terdapat pemilhan parlemen Eropa yang akan mempengaruhi pergerakan euro. Sementara itu, OECD mungkin akan menurunkan prospek ekonomi globalnya.

Kemudian The Fed mungkin akan semakin membingungkan investor lebih lanjut dengan menegaskan kembali bahwa harapan untuk  mengubah kebijakan moneter  dalam waktu dekat tertunda. Pidato dari Ketua Fed Powell dan risalah dari pertemuan FOMC bulan Mei mungkin akan mengubah  pendekatan kebijakan wait and see.

Namun pembicaraan perdagangan AS-Cina masih tetap menjadi momok pergerakan dolar AS pekan ini setelah sebelumnya bergerak  terhadap komentar pejabat masing-masing negara baik langsung melalui media ataupun cuitan twitter seperti yang dilakukan Presiden Trump.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here