Ramalan Salju di Brasil Angkat Harga Kopi Arabika

495

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi Arabika berjangka di bursa komoditas internasional New York pada penutupan perdagangan Jumat (24/05) rebound ke posisi tertinggi 3 pekan. Demikian juga untuk  harga kopi Robusta di bursa ICE London mendaki mendekati posisi tinggi sebelumnya.

Harga kopi Arabika yang sempat melemah awal sesi, terpangkas kembali oleh kekhawatiran bahwa hujan lebat di Brasil akan menunda panen dan pengeringan biji kopi Brasil. Data dari Somar Meteorologia menunjukkan bahwa curah hujan di Minas Gerais, wilayah penghasil kopi terbesar di Brasil, adalah 50,3 mm dalam sepekan terakhir, atau 316% dari rata-rata historis. Juga, Somar Meteorologia memperkirakan kemungkinan salju di ketinggian yang lebih tinggi di Minas Gerais dimungkinkan dari 25 Mei hingga minggu pertama Juni.

Selain itu, persediaan kopi saat ini dalam sebulan terakhir telah menurun karena persediaan kopi yang dipantau oleh ICE turun ke level terendah 7-bulan 2,43 juta kantong pada hari Kamis, jauh di bawah tinggi 2,503 juta kantong pada tanggal 25 – 3 tahun dari 25 Maret.

Harga kopi arabika untuk kontrak paling besar yaitu bulan Juli 2019 bursa New York  ditutup naik  1,75  poin atau 1,91% dari posisi perdagangan sebelumnya pada posisi $93.50 per lb.  Sedangkan harga kopi robusta kontrak bulan Juli di London ditutup naik  8  poin atau 0,59% dari perdagangan sebelumnya ke posisi 1.369 per lb.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga akhir sesi Amerika esok hari, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga kopi arabika berpotensi kuat kembali oleh penguatan Real Brasil serta laporan cuaca salju di Brasil.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here