Review Forex 27/05: Hasil Pemilu Eropa Tidak Sanggup Lanjutkan Rally Euro

347

(Vibiznews – Forex) – Mengakhiri perdagangan forex awal pekan dengan tutupnya pasar keuangan Amerika Serikat dan Inggris beberapa saat lalu, keuntungan dipegang oleh dolar AS yang rebound dari pukulan perdagangan akhir pekan lalu yang menekannya ke posisi terendah sepekan.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan mata uang dolar AS terhadap beberapa rival mata uang utama lainnya ditutup naik 0,3 persen ke posisi 97,75 setelah sempat naik pada posisi 97.79 dan turun ke posisi terendah di 97.55. Kini terpantau dolar AS  retreat ke  posisi 97,73.

Kekuatan dolar AS didapat dari pijakan lemahnya fundamental mata uang utama lainnya serta merupakan aset safe haven yang liquid ditengah kekhawatiran perang dagang AS-China masih menguasai pasar keuangan global.

Kurs euro yang sempat dibuka lebih tinggi oleh hasil pemilu parlemen Uni Eropa, terpangkas kembali oleh profit taking pasar. Sentimen pasar terhadap hasil pemilu tidak bertahan dikarenakan kuatnya dolar AS dan juga anjloknya imbal hasil obligasi Jerman yang memperbesar spread imbal hasil AS-Jerman. Padahal sebelumnya selama 2 hari berturut kurs euro dalam pair EURUSD rally kuat hingga naik ke posisi tertinggi sepekan.

Yen Jepang melemah terhadap dolar oleh hasil pemilu Eropa yang memperkuat kembali sentimen perdagangan aset resiko, selain itu juga diperburuk oleh rilis data ekonomi yang mengecewakan yaitu indeks ekonomi utama bulan Maret jatuh ke posisi terendah 3 tahun.

Kuatnya sentimen perdagangan aset resiko tidak membuat mata uang yang memiliki yield lebih tinggi seperti aussie menguat, mata uang utama ini masih belum mampu keluar dari tekanan perang dagang AS-China. Selain itu juga mendapat tekanan dari anjloknya harga komoditas unggulan aussie seperti tembaga dan bijih besi.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here