Kekuatan Rally 2 Hari Berturut Dolar AS Sedang Terpangkas

214

(Vibiznews – Forex) – Ditengah perdagangan forex  sesi Asia hari Rabu (29/05), posisi dolar AS yang sempat dibuka lebih tinggi dari akhir perdagangan sebelumnya harus terpangkas kembali di tengah kuatnya perdagangan safe haven. Namun mata uang safe haven yen lebih diminati pasar setelah perdagangan sebelumnya rebound.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan mata uang dolar AS terhadap beberapa rival mata uang utama melemah  0,04 persen di 97.92 setelah dibuka pada posisi 97.97. Perdagangan sebelumnya posisi dolar AS ditutup pada  pada posisi 97.96 atau naik 0,3 persen pada sesi Amerika semalam.

Dolar AS retreat dari rally 2 hari berturut setelah imbal hasil obligasi AS tenor 10th semakin terperosok hingga anjlok 0,13 persen ke posisi 2,24 persen, posisi yield terburuk sejak bulan September 2017 atau 20 bulan. Bertambah turunnya yield treasury membuat ekspektasi penurunan suku bunga Fed bangkit kembali.

Karena secara fundamental, rival-rival utama dolar AS sedang lemah dan posisi kenaikan pada sesi Asia ini didapat dari pijakan posisi retreatnya dolar AS. Untuk penggerak sentimen selanjutnya dari kalender ekonomi AS tidak ada yang bisa diharapkan, sehingga dolar melihat pergerakan imbal hasil obligasi dan sentimen pasar.

Untuk pergerakan dolar selanjutnya menurut analyst Vibiz Research Center, indeks dolar diperkirakan akan naik ke posisi supportnya di 97.72 – 97.47. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan turun menuju resisten di  posisi  98.06 – 99.00.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here