Dolar AS Terjun ke Posisi Terendah 4 Bulan Melawan Yen

301

(Vibiznews – Forex) – Diawal perdagangan forex  sesi Asia hari Senin (03/06), dolar AS anjlok parah terhadap banyak rival utamanya khususnya terhadap yen Jepang hingga terjun ke posisi terendah 4 bulan. Namun untuk indeks dolar hanya terjun ke posisi terendah 4 hari.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan mata uang dolar AS terhadap beberapa rival mata uang utama melemah  0,05 persen di 97.58 setelah dibuka pada posisi 97.64. Perdagangan akhir pekan lalu posisi dolar AS ditutup pada  pada posisi 97.79.

Anjloknya dolar AS terkait dengan kondisi perdagangan global yang sedang memburu aset safe haven dan obligasi pemerintah yang menguntungkan banyak yen Jepang sebagai mata uang safe haven klasik. Ketegangan di pasar keuangan global terus berlanjut, perang dagang AS-China yang masih memanas ditambah lagi pekan lalu Presiden Trump tetapkan tarif impor untuk barang-barang Meksiko.

Peristiwa ini memberikan kekhawatiran bagi pasar global dan timbul ekspektasi ekonomi AS akan masuki resesi. Kondisi ini tentunya semakin melemahkan kekuatan dolar AS di pasar forex. Sebagai informasi, Hari Kamis lalu Presiden Trump mengatakan bahwa Washington akan mengenakan tarif 5% untuk semua barang yang berasal dari Meksiko, mulai tanggal 10 Juni, sampai aliran imigran ilegal ke Amerika Serikat berhenti.

Penggerak positif untuk dolar AS  pada hari ini terdapat banyak rilis data ekonomi dari kalender forex AS, seperti data PMI manufaktur dari ISM, data pengeluaran konstruksi serta pidato 2 pejabat FOMC.

Untuk pergerakan dolar selanjutnya menurut analyst Vibiz Research Center, indeks dolar diperkirakan akan turun menuju  supportnya di 97.40 – 97.07. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan naik ke posisi resisten di  posisi  98.00 – 98.70.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here