GBP/USD Naik Keatas 1.2600 Karena Aksi Jual USD

343

(Vibiznews-Forex) GBP/USD telah bangkit kembali keatas 1.2600, naik dari kerendahan empat bulan di 1.2558. Imbal hasil AS turun dan proyeksi akan di adakannya pemotongan tingkat bunga dengan perang dagang meningkat di seluruh medan.

Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan tarif baru atas Mexico dan gelombang kejutan terasa sampai keluar dari Amerika Utara. AS akan mengenakan pajak 5% atas semua barang-barang yang memasuki AS pada tanggal 10 Juni dan pajak tersebut akan naik menjadi 25% pada bulan Oktober jika Mexico tidak mencegah masuknya imigran ke dalam AS.

Berita ini memperburuk sentimen keengganan terhadap resiko – yang dipicu oleh pertikaian perdagangan AS-Cina yang meningkat dan membuat dolar AS naik lebih tinggi.

Medan lama dan baru di dalam perang dagang telah menggantikan Brexit dan ketidakpastian sebagai tema yang dominan untuk GBP/USD. Anggota partai Konservatif mempertimbangkan membatasi jumlah penantang di dalam kontes kepemimpinan Inggris. Ada lebih dari selusin anggota Parlemen yang ingin menggantikan posisi PM May. Sementara bekas sekretaris luarnegeri Boris Johnson tetap menjadi kandidat terdepan¸dia kemungkinan akan menghadapi kompetisi yang berat. Ketidakpastian membebani Pounsterling.

In the UK, Nationwide’s house price index disappointed with a drop of 0.2% in May, indicating jitters in the housing market. Mortgage approvals and net lending to individuals are due later, but the focus remains on politics.

Data AS menjadi penting belakangan ini. GDP kuartal pertama sesuai dengan ekspektasi dengan pertumbuhan pertahun sebesar 3.1% namun komponen inflasi turun, memberikan keraguan mengenai kualitas dari pertumbuhan dan juga menaikkan kemungkinan pemotongan tingkat bunga oleh Federal Reserve. Meskipun bank sentral menganggap inflasi yang lemah sebagai sementara.

Diatas semuanya, perkembangan lebih jauh mengenai perdagangan dan politik Inggris merupakan faktor yang mendominasi.

Secara tehnikal, penurunan pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.2605 yang apabila terlewati akan lanjut ke 1.2580 dan akhirnya 1.2530. Sebaliknya kenaikannya setelah menembus “resistance” 1.2640 akan berhadapan dengan “resistance” berikutnya di 1.2700 dan akhirnya 1.2750.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here