Harga Minyak Dunia Sedang Terjun ke Posisi Termurah 4-1/2 Bulan

313

(Vibiznews-Commodity) – Ditengah perdagangan komoditas sesi Asia Senin (03/06)  harga minyak turun tajam  lebih dari 1% yang memperpanjang kerugian lebih dari 3% dari akhir pekan lalu, ketika pasar minyak mentah mengalami kerugian bulanan terbesar dalam enam bulan di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi global pasca perang ddagang AS.

Haga minyak mentah berjangka Brent atau minyak acuan internasional  beraa di posisi  $61,27 yang telah turun $3,22  atau 4,9% dari perdagangan akhir pekan lalu, terendah 4-1/2 bulan. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $52,93 per barel, yang turun 55 sen  atau 1,03% dari perdagangan akhir pekan lalu.

Penurunan tersebut mengikuti penurunan harga lebih dari 3% pada hari Jumat, yang menjadikan bulan Mei pasar minyak berjangka berkinerja terburuk sejak November lalu. Harga minyak merosot di tengah kekhawatiran perdagangan baru setelah Presiden AS Donald Trump kembali memicu ketegangan perdagangan global dengan mengancam tarif impor Meksiko, yang merupakan salah satu mitra dagang AS terbesar dan pemasok utama minyak mentah.

Selain itu juga ditambah tekanan dari laporan perusahaan energi AS minggu ini meningkatkan jumlah rig minyak yang beroperasi untuk pertama kalinya dalam empat minggu, dan produksi mingguan terakhir mencapai rekor 12,3 juta barel per hari (bph).

Untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak WTI selanjutnya dapat turun menemui posisi  support di 51.85 – 50.15. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan mendaki  ke resisten 55.30 – 56.98.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here