Bursa Asia 4 Juni Sebagian Besar Negatif; Bursa China Merosot

578

(Vibiznews – Index) Bursa saham Asia sebagian besar negatif pada hari Selasa (04/06) di tengah ketegangan perdagangan global yang sedang berlangsung.

Indeks Shanghai turun 0,96% untuk menyelesaikan hari perdagangan di 2.862,28 dan indeks Shenzhen juga turun 1,434% menjadi ditutup pada 1,494.15.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng merosot 0,49% pada 26761.52. Saham raksasa teknologi Cina Tencent turun 1,92%.

Indeks Nikkei 225 ditutup tepat di bawah garis datar di 20.408,54, dengan saham Softbank Group turun 3,27%. Indeks Topix juga menyelesaikan hari perdagangannya sebagian besar tidak berubah pada 1,499.09.

Di Korea Selatan, indeks Kospi ditutup sedikit lebih rendah pada 2,066,97.

Namun melawan tren neatif, indeks ASX 200 Australia naik 0,19% menjadi ditutup pada 6.322,40 setelah Reserve Bank of Australia (RBA) mengumumkan bahwa mereka memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25% pada hari Selasa. Dolar Australia berpindah tangan pada $ 0,6986 setelah menyentuh level terendah sebelumnya di $ 0,6958.

Sementara itu, anggota voting Komite Pasar Terbuka Federal James Bullard mengatakan pada hari Senin bahwa penurunan suku bunga “dapat segera dilakukan” karena potensi dampak dari ketegangan perdagangan global serta inflasi AS yang lemah terhadap pertumbuhan ekonomi.

Investor terus memantau perkembangan perdagangan AS-Cina, dengan ketegangan meningkat sejak kedua kekuatan ekonomi terlibat dalam eskalasi tarif pada barang-barang satu sama lain pada bulan Mei.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya bursa Asia berpotensi lemah akibat ketegangan perang dagang global, sementara belum ada sentimen yang berpotensi menguatkan bursa Asia. Juga akan memperhatikan pergerakan bursa Wall Street yang akan memperhatikan pidato dari ketua The Fed yang jika memberikan sentimen positif akan menguatkan bursa AS dan berlanjut ke bursa Asia.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here