Aksi Bargain Hunting dan Pidato Powell Pulihkan Bursa Amerika

332

(Vibiznews – Index) – Keuntungan perdagangan saham bursa Amerika bergerak rebound dan naik tajam setelah penurunan tajam terlihat  beberapa hari terakhir. Aksi bargain hunting pasar membuat 2 indeks utama NYSE seperti Nasdaq dan S&P 500 bergerak rally  dari posisi terendah dalam 4 bulan sebelumnya.

Terpantau penutupan bursa Wall Street hari Rabu (05/06) indeks Dow Jones melonjak 512,40 poin atau 2,1 persen menjadi 25.332,18, indeks Nasdaq melonjak 194,10 poin atau 2,7 persen menjadi 7.527,12 dan indeks S&P 500 melonjak naik 58,82 poin atau 2,1 persen menjadi 2.803,27.

Melihat pergerakan sektoral, saham semikonduktor bergerak naik tajam  dengan Philadelphia Semiconductor Index melonjak 4,2 persen, naik lebih jauh dari penutupan terendah hampir empat bulan sebelumnya.

Demikian juga pada sektor keuangan dengan Indeks Bank KBW dan Indeks Broker/Dealer NYSE melonjak masing-masing sebesar 3,5 persen dan 3,1 persen.Saham transportasi juga mendapat kekuatan yang cukup besar sehingga mendorong Dow Jones Transportation Average naik 3,3 persen.

Minat beli saham yang kuat  juga dihasilkan sebagai reaksi atas komentar Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang mengatakan bank sentral akan bertindak  sesuai  untuk mempertahankan ekspansi ekonomi. Dalam pidato pembukaan pada konferensi Fed Chicago, Jerome Powell mengakui bahwa Fed tidak tahu bagaimana atau kapan masalah ini akan diselesaikan.

“Kami sedang memantau secara dekat implikasi dari perkembangan negoisasi perdagangan untuk prospek ekonomi AS dan  seperti biasa  kami akan bertindak sesuai untuk mempertahankan ekspansi, dengan pasar tenaga kerja yang kuat dan inflasi mendekati target 2 persen,” kata Powell.

Pidato Powell lainnya berfokus pada isu-isu jangka panjang, tetapi komentar awal Ketua Fed semalam menghasilkan optimisme tentang kemungkinan penurunan suku bunga bank sentral Amerika. Ekspektasi ini semakin kuat setelah sebelumnya  Presiden Fed St. Louis James Bullard menyarankan  penurunan suku bunga  mungkin akan segera dilakukan sebagian karena meningkatnya ketegangan perdagangan global.

Perkembangan di bidang perdagangan juga tetap menjadi fokus, dengan pernyataan dari Kementerian Perdagangan China menunjukkan bahwa sengketa perdagangan AS-China hanya dapat diselesaikan melalui pembicaraan lebih lanjut.

Sementara tidak ada pembicaraan baru yang dijadwalkan, juru bicara Kementerian Perdagangan China mengatakan, “Pihak China selalu percaya bahwa perbedaan dan gesekan antara kedua belah pihak di bidang ekonomi dan perdagangan pada akhirnya perlu diselesaikan melalui dialog dan konsultasi.”

Dalam sebuah pernyataan, Perwakilan Dagang AS dan Departemen Keuangan AS menuduh China melakukan  permainan menyalahkan  dan telah mundur dari elemen-elemen penting dari apa yang telah disepakati oleh para pihak.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here