Bursa Shanghai Merugi Disaat Keuntungan Bursa Asia Bertambah

376
bursa shanghai

(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham kawasan Asia Pasifik hari Kamis (06/06) dibuka mixed dengan bursa saham  Australia, Selandia Baru, Hong Kong  dan Jepang bergerak untung. Sedangkan bursa saham China cetak kerugian oleh aksi profit taking pasar setelah sebelumnya menguat tinggi. Bursa saham Korea Selatan dilaporkan  tutup untuk hari libur publik.

Optimisme investor saham di Asia Pasifik mengikuti keuntungan yang signifikan berhasil dicetak bursa Amerika di Wall Street karena keyakinan bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga tahun ini untuk mendukung ekonomi yang dipengaruhi oleh perang perdagangan yang sedang berlangsung.

Indeks Nikkei 225 di bursa saham Jepang naik 0,27% meskipun saham-saham eksportir utama sedang rendah karena penguatan kurs yen Jepang seperti saham Mitsubishi Electric dan Panasonic masing-masing turun hampir 1 persen, demikian saham  Sony menurun 0,6 persen dan Canon naik 0,1 persen.

Saham Nissan Motor kehilangan lebih dari 1 persen setelah pembuat mobil Fiat Chrysler mengatakan pihaknya menarik proposal untuk bergabung dengan produsen mobil Prancis Renault. Pemerintah Prancis dilaporkan mengatakan tidak akan mendukung merger kecuali Nissan menjamin akan terus bekerja sama dengan Renault

Bursa saham Australia menguat dengan indeks ASX200 naik 0,61% karena sebagian besar sektor diperdagangkan tinggi seperti sektor  keuangan  naik 0,69% seperti saham Empat bank besar – ANZ Banking, Westpac, National Australia Bank, dan Commonwealth Bank – menguat dalam kisaran 0,3 persen hingga 0,5 persen.

Pergerakan indeks saham yang negatif terjadi pada bursa saham China dengan indeks komposit Shanghai turun 0,59% dan komposit Shenzhen turun 0,74%. Indeks Taiex Taiwan turun 0,52% sementara indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong naik tipis 0,1%.

Analis Vibiz Research Center melihat  pasar saham sudah mulai mempertimbangkan kemungkinan penurunan suku bunga setelah Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bank sentral AS akan mengawasi perkembangan ekonomi domestik, dan akan melakukan apa yang harus dilakukan untuk  mempertahankan ekspansi.

 

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here