GBP/USD Turun Kebawah 1.2700 Karena Data AS Yang Lebih Baik

304

(Vibiznews-Forex) GBP/USD turun dari ketinggian dan diperdagangkan dibawah 1.2700. ISM Non-Manufacturing PMI AS mengalahkan yang diperkirakan setelah keluarnya data ADP NFP yang mengecewakan. Namun, ketidakpastian Brexit membatasi pergerakan poundsterling.

GBP/USD kemungkinan telah berhenti kuatir mengenai Brexit dan menemukan alasan untuk bangkit. Penggerak naik yang terbaru datang dari data Inggris. The Markit/CIPS services purchasing managers’ index (PMI) Inggris telah naik menjadi 51 – tidak hanya mengatasi yang diperkirakan namun juga menghentikan tren turun dari PMI sebelumnya. Angka diatas 50 menunjukkan ekspansi di sektor terbesar di Inggris  – membawa GBP/USD ke level tertinggi dalam seminggu.

Pasangan matauang ini juga menikmati kelemahan dolar AS. Gubernur Federal Reserve Jerome Powell telah bergeser dari janji “sabar” mengenai tingkat bunga dengan mengatakan the Fed akan bertindak sebagaimana pantasnya – kelihatannya membuka pintu terhadap pemangkasan tingkat bunga.

Cina telah mengenakan denda kepada perusahaan Ford Amerika karena melanggar undang-undang anti  monopoli dan AS sedang mencari diversifikasi dari ketergantungan terhadap impor “rare earth” Cina. Kedua perkembangan itu adalah yang terbaru di dalam pertikaian dagang dari kedua negara dengan perekonomian terbesar di dunia.

Sebagaimana telah disebutkan diatas, poundsterling telah mengabaikan Brexit. Borish Johnson – kandidat terunggul untuk menggantikan posisi Perdana Menteri Theresa May mengatakan bahwa Partai Konservatif akan menghadapi pemusnahan jika Inggris tidak meninggalkan Uni Eropa pada tenggat waktu sekarang 31 Oktober.

EUR/USD kembali turun setelah keluarnya data dari Amerika Serikat dimana angka ISM Non-Manufacturing PMI AS yang bagus kembali membuat turun EUR/USD ke arah 1.1220. Purchasing Manager Index (PMI) untuk sektor jasa dari Institute for Supply Management (ISM) muncul diatas prediksi median 55.5 di 56.9 dan lebih tinggi daripada angka sebelumnya di 55.5. Selain itu, employment sub-index yang spesifik juga meregister angka 58.1, suatu lompatan yang besar dari angka bulan April 53.7 yang merupakan terendah selama dua tahun.

Bagusnya data ISM Non-Manufacturing PMI AS menggantikan kekecewaan atas laporan employment nasional AS dari ADP untuk bulan Mei yang keluar sebelumnya, yang menunjukkan hanya ada pertambahan sebanyak 27000 pekerjaan pada bulan April. Sementara angka yang diperkirakan adalah sebesar 173.000.

Secara tehnikal, penurunan lebih lanjut dari pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.2640 yang apabila berhasil dilewati akan bertemu dengan yang berikutnya di 1.2605 dan akhirnya 1.2560. Sebaliknya kenaikan pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.2750 yang apabila berhasil dilewati akan bertemu dengan yang berikutnya di 1.2815 dan akhirnya 1.2870.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here