GBP/USD Naik Dengan Boris Johnson Mengatasi Rivalnya Pada Ronde Pertama

164

(Vibiznews-Forex) GBP/USD naik dari kerendahannya dan bertempur di bawah level 1.2700. Boris Johnson menang banyak pada ronde pertama dari kontes di Partai Konservatif. Jeremy Hunt dan Michael Gove membuntuti dibelakang.

Dolar AS telah kembali pulih, dan menyebabkan penurunan GBP/USD sebagai akibat dari perkataan Presiden Donald Trump. Ketegangan perdagangan telah meningkat setelah Trump berkata bahwa tidak ada tenggat waktu untuk mengenakan tarif baru terhadap Cina dan “itu semua ada disini” kata Trump sambil menunjuk ke kepalanya. Sementara itu Cina sebagai negara dengan perekonomian kedua terbesar di dunia juga terus meningkatkan retorikanya dengan menteri perdagangannya mengatakan bahwa Cina akan berkelahi sampai akhir. Hal ini mengakibatkan tergelincirnya pasar saham yang mendorong naik USD.

“Greenback” dengan cepat mengibaskan laporan inflasi yang mengecewakan. Harga konsumen inti hanya naik 0.1% secara basis bulanan dan 2.0% secara tahunan – menaikkan probabilita the Fed akan memangkas tingkat bunga pada tahun ini – dan berpotensi membebani dolar AS. Meskipun demikian keengganan terhadap resiko di pasar telah mengalahkan data AS yang lemah.

Di Inggris, Boris Johnson akhirnya melancarkan kampanyenya untuk memimpin partai Konservatif dan negara Inggris pada pemungutan suara ronde pertama. Johnson mengatakan Inggris harus meninggalkan Uni Eropa pada tanggal 31 Oktober – batas tenggat waktu Brexit sekarang – tapi juga mengarahkan agar Inggris pergi dari Uni Eropa dengan kesepakatan. Menariknya, dia menolak untuk membuat komitmen berhenti apabila gagal mengeluarkan Inggris pada akhir Oktober.

Sterling telah jatuh karena naiknya prospek akan Brexit yang keras – yang tidak dikehendaki oleh Johnson – namun kenaikannya ke posisi puncak bisa berbalik positip bagi Poundsterling.

Secara tehnikal, penurunan lebih lanjut dari pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.2640 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke 1.2600 dan akhirnya 1.2558. Sebaliknya apabila berbalik naik, maka akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.2700 yang apabila berhasil ditembus akan bertemu dengan “resistance” berikutnya di 1.2765 dan akhirnya 1.2815.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here