GBP/USD Melanjutkan Keuntungan Diatas 1.2600 Setelah Keputusan Fed

267

(Vibznews-Forex) Matauang Amerika melemah menjelang pengumuman Federal Reserve AS dan setelahnya.

The Fed mengumumkan untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunga pada rentang 2.25% – 2.50%, dengan 9-1  Federal Open Market Committee mengambil suara untuk mempertahankan tingkat suku bunga tidak berubah.

Pernyataan dari the Fed mengatakan,”Konsisten dengan mandat dari undang-undang, Komite berusaha mencari stabilitas harga dan employment yang paling maksimum. Untuk mendukung tujuan ini, komite memutuskan untuk tetap mempertahankan rentang target tingkat bunga bank sentral pada 2 ¼ – 2 ½ persen. Komite terus memandang aktifitas ekonomi sedang ekspansi berkelanjutan, kondisi pasar tenaga kerja kuat, dan inflasi dekat dengan obyektif 2% sebagai hasil yang paling mungkin terjadi, namun ketidakpastian mengenai outlook telah meningkat.”

The Fed menghapuskan perkataan “sabar” dari gudang senjatanya ketika merujuk kepada pergerakan kebijakan pada masa yang akan datang. Pasar menilai ini sebagai “Dovish”.

Di Inggris pemimpin oposisi Jeremy Corbyn dilaporkan telah bergerak kearah mendukung referendum Uni Eropa yang kedua.  Tom Watson wakil  Corbyn di Partai Buruh telah secara terbuka meminta partai untuk mengadakan polling baru mengenai Brexit agar bisa tetap berada di Uni Eropa. Dia juga mengatakan partai telah memberikannya ijin.

Jika partai Buruh sepenuhnya mendukung pemungutan suara rakyat, ini memberikan peluang untuk mengumpulkan dukungan di parlemen untuk membuat gerakan tersebut dan mengakibatkan GBP/USD mengalami kenaikan karena ekspektasi ini.

Meskipun demikian, di sisi lain dari politik di Inggris, bekas menteri luarnegeri Boris Johnson telah meningkatkan kepemimpinannya terhadap rival-rivalnya di Partai Konservatif. Johnson mendesak Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober – dengan sepakat atau tanpa kesepakatan.

Dari medan data, Consumer Price Index Inggris untuk bulan Mei berada pada 2% – persis seperti yang ditargetkan oleh Bank of England. Tidak jatuh dibawah batas yang ditakutkan oleh sebagian orang. Publikasi datan inflasi Inggris ini mengirim GBP/USD naik. Pasangan matauang GBP/USD naik dari kerendahan selama lima bulan.

Secara tehnikal, pasangan matauang GBP/USD akan berhadapan dengan “resistance” awal di 1.2640 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke 1.2660 dan kemudian 1.2710. Sebaliknya pasangan matauang GBP/USD akan berhadapan dengan “support” awal di 1.2558 yang apabila terlewati akan lanjut ke 1.2506 dan kemudian 1.2475.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here