Bursa Wall Street Bergerak Lemah Menantikan Pidato Powell

826

(Vibiznews – Index) Bursa Saham AS bergerak lemah hari Selasa (25/06) dengan investor menunggu komentar dari Ketua Federal Reserve AS dan pejabat The Fed lainnya.

Indeks Dow Jones Industrial Average diperdagangkan turun tipis 0,01 persen. Sementara indeks S&P 500 turun 0,28 persen dan indeks Nasdaq turun 0,32 persen.

Ketua Fed Jerome Powell dijadwalkan untuk berbicara di Dewan Hubungan Luar Negeri pada 1 p.m. ET. Powell diperkirakan akan membahas prospek The Fed tentang ekonomi dan kebijakan moneter.

Pernyataan Powell datang setelah Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah minggu lalu dan mengatakan akan “bertindak sesuai” untuk mempertahankan ekspansi ekonomi saat ini. Hal ini menyebabkan pedagang menilai probabilitas 100% dari pemotongan suku bunga The Fed bulan depan.

Pejabat Fed lainnya dijadwalkan untuk berbicara Selasa termasuk Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic dan Presiden Fed St Louis James Bullard.

Investor juga menunggu pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping akhir pekan ini. Pertemuan antara Trump dan Xi akan menjadi pertemuan tatap muka pertama bagi kedua pemimpin sejak pembicaraan perdagangan macet pada Mei, yang menyebabkan kenaikan tarif AS atas impor barang-barang Tiongkok.

Bloomberg melaporkan bahwa para pejabat AS berusaha untuk menurunkan ekspektasi untuk pertemuan tersebut dengan menegaskan bahwa AS tidak akan mengubah sikapnya terhadap China yang menerapkan reformasi ekonomi yang signifikan.

Washington dan Beijing telah memberlakukan tarif pada barang-barang satu sama lain bernilai miliaran dolar sejak awal 2018, menghancurkan pasar keuangan dan memburuknya sentimen bisnis dan konsumen.

Penjualan rumah baru untuk bulan Mei akan dirilis sekitar pukul 10 pagi waktu ET, dengan angka kepercayaan konsumen, data survei Richmond Fed dan layanan Dallas Fed untuk bulan Juni akan mengikuti kemudian.

Dalam berita perusahaan, AbbVie setuju untuk membeli Allergan pembuat Botox senilai $ 63 miliar dalam bentuk tunai dan saham. Pengumuman itu membuat Allergan melonjak 30%. Saham AbbVie turun 10,8%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan bergerak lemah menjelang pidato Ketua The Fed. Ketegangan AS-Iran masih menjadi tekanan bagi pasar saham AS. Namun jika pidato Ketua The Fed memberikan sinyal positif untuk penguatan ekonomi AS, akan mengangkat bursa Wall Street.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here