GBP/USD Turun Lebih Jauh Ke Bawah 1.2700

401

(Vibiznews-Forex) GBP/USD sempat menyentuh 1.2783 pada hari kemarin, sebelum berubah arah, sekarang turun ke angka dibawah 1.2700. Melemahnya dolar AS secara luas membuat penurunan terbatas, meskipun turunnya permintaan atas Poundsterling.

Setelah tindakan trading yang lemah terhadap Pounsterling pada hari pertama dari minggu perdagangan yang baru, pasangan matauang GBP/USD memperoleh sebagian daya tarik yang positip pada hari Selasa kemarin ditengah kecenderungan jual dolar AS yang persisten.

Prospek mengenai pelonggaran moneter oleh the Fed terus membuat tekanan turun terhadap “greenback”. Hal ini ditambah dengan absennya judul berita negatif mengenai Brexit memberikan dorongan yang sedang terhadap GBP/USD. Pasangan matauang ini akhirnya berhasil menembus zona “supply” di 1.2760 dan memanjat ke ketinggian selama satu bulan, meskipun meningkatnya ketakutan akan Brexit yang tanpa kesepakatan tetap memberikan tahanan atas setiap gerakan naik yang terfollow up dengan kuat.

Kenyataan bahwa penganut garis keras Brexit Boris Johnson tetap menjadi kandidat yang favorit untuk posisi Perdana Menteri Inggris berikutnya, yang pada mulanya membuat para trader yang “bullish” tetap diam dipinggir dan masih nampaknya ogah-ogahan untuk memasang setiap taruhan yang agresif, pada pagi hari dalam perdagangan sesi Asia telah berhasil menggerakkan para trader untuk melakukan aksi jual yang menekan matauang poundsterling dan menyebabkan pasangan matauang GBP/USD kembali turun kebawah level 1.2700.

Berbicara kepada radio LBC pada hari Selasa kemarin, Johnson mengulangi niatnya untuk meninggalkan Uni Eropa pada tanggal 31 Oktober dan berkata bahwa kesepakatan Brexit pada dasarnya mati, walaupun berencana untuk mempertahankan hanya sebagian daripada persetujuan yang ada sekarang.

Secara tehnikal, “resistance” awal menunggu di 1.2760 yang apabila tertembus akan lanjut ke 1.2827 dan kemudian 1.2909. Sedangkan “support” awal menunggu di 1.2670 yang apabila tertembus akan lanjut ke 1.2585 dan kemudian 1.2424.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here