Bursa Wall Street Naik Terbantu Saham Perbankan Menjelang Pertemuan Trump-Xi

1713

(Vibiznews – Index) Bursa Saham AS dibuka lebih tinggi pada hari Jumat (28/06) terdukung kenaikan saham bank yang mendapat dorongan setelah rilis hasil stress test Federal Reserve, sementara investor menantikan pertemuan kunci antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 100 poin pada pembukaan saat saham J.P. Morgan Chase unggul.

Indeks S&P 500 naik 0,3%, dipimpin oleh sektor keuangan.

Indeks Nasdaq juga naik 0,3%.

J.P. Morgan Chase, Morgan Stanley, Citigroup dan Wells Fargo semuanya naik lebih dari 1,5%. Goldman Sachs dan Bank of America masing-masing naik lebih dari 2%.

Keuntungan mereka datang setelah mereka lulus stress test tahunan Fed dan mendapat persetujuan untuk meningkatkan dividen dan berbagi program pembelian kembali. Goldman menaikkan dividen kuartalannya hampir 50% sementara J.P. Morgan menaikkan dividennya sebesar 10 sen.

Procter & Gamble juga melonjak 1,7% setelah seorang analis di Goldman Sachs meningkatkan saham untuk membeli dari netral.

Tetapi keuntungan Wall Street tetap terkendali karena para investor menunggu pertemuan perdagangan Trump-Xi yang dijadwalkan hari Sabtu.

Dua negara ekonomi terbesar di dunia telah mempertahankan sikap tegas memasuki akhir pekan, dengan Departemen Perdagangan China menyerukan Washington untuk membatalkan tekanan dan langkah-langkah sanksi pada Huawei dan perusahaan China lainnya, sementara Trump menegaskan kembali ancaman untuk mengenakan tarif pada semua impor China jika pembicaraan gagal.

Berbicara kepada CNBC pada hari Kamis, CEO Morgan Stanley James Gorman mengatakan bahwa China dan AS harus mencapai gencatan senjata dalam perselisihan mereka.

Indeks utama semuanya naik lebih dari 6% hingga penutupan Kamis. Dow berada di langkah untuk kenaikan Juni terbesar sejak 1938. S&P 500 ditetapkan untuk membukukan kinerja Juni terbaik sejak 1955.

Keuntungan tajam Juni datang ketika The Fed membuka pintu bagi kebijakan moneter yang lebih mudah akhir tahun ini. The Fed mengatakan awal bulan ini akan bertindak sesuai untuk mempertahankan ekspansi ekonomi saat ini. Ini mengangkat ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga Juli menjadi 100%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan bursa Wall Street akan bergerak positif menantikan pembicaraan perdagangan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here