GBP/USD Diperdagangkan Disekitar 1.2700 Ditengah Spekulasi Politik

429

(Vibiznews-Forex) GBP/USD diperdagangkan disekitar 1.2700 setelah GDP Inggris kuartal pertama dikonfirmasi  berada pada 0.5% QoQ. Boris Johnson tidak mau membuang  opsi mem bypass parlemen yang menekan Brexit tanpa kesepakatan. Sebaliknya, bekas menteri luarnegeri ini berkata bahwa hanya ada “satu diantara sejuta” kemungkinan Inggris akan meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan. Pasar takut keluarnya Inggris dengan tanpa aturan pada tanggal 31 Oktober yang akan merusak ekonomi Inggris. Mungkin perlu menunggu Johnson untuk memasuki Downing Street sebelum kebijakannya menjadi jelas – itupun menjadi sesuatu yang tidak pasti juga.

Pada medan data ekonomi, versi final dari laporan GDP kuartal pertama AS menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi berada pada kecepatan 3.1% per tahun selama kuartal Januari sampai dengan Maret, namun hanya berpengaruh sedikit terhadap dinamika harga dolar AS, meskipun berkontribusi menahan keuntungan lebih lanjut.

Penurunan namun tetap terbatas dengan para investor nampaknya enggan untuk membuat taruhan yang agresif dan lebih memilih untuk menunggu dipinggir menjelang pertemuan yang krusial antara Trump dengan Xi ditengah-tengah konferensi G20 di Jepang. Untuk membuka jalan kedepan atas pertikaian perdagangan mereka berdua. Laporan baru-baru ini menunjukkan bahwa Trump optimis namun dia terus mengancam tarif yang baru atas Cina. Sebaliknya Cina menginginkan semua hukuman pajak agar diangkat.

Secara tehnikal, “resistance” awal menunggu di 1.2725 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2760 dan kemudian 1.2800. Sebaliknya “support” awal menunggu di 1,2600 den kemudian 1.1250.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here