OPEC Menambah Kenaikan Harga Minyak Dunia, Tertinggi 1-1/2 Bulan

224

(Vibiznews-Commodity) – Harga minyak mentah di perdagangan akhir  sesi Asia hari Senin (01/07)  naik lebih dari $1 per barel ke posisi tertinggi 1-1/2 bulan  setelah Arab Saudi, Rusia dan Irak mendukung perpanjangan pemotongan pasokan untuk enam hingga sembilan bulan mendatang pada  pertemuan OPEC di Wina.

Harga minyak mentah berjangka Brent bulan depan untuk bulan September menyentuh posisi tertinggi harian $66,44 per barel dan sedang naik $1,57 atau 2,4%  pada $ 66,31 per barel. Demikian juga harga minyak mentah berjangka bulan Agustus naik $1,36 atau 2,3% menjadi $59,83 per barel  dan mencapai puncak tertinggi $60,10, tertinggi dalam lebih dari lima minggu.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya tampaknya akan memperpanjang pengurangan pasokan minyak mentah mereka hingga akhir 2019 setelah dalam pertemuan mereka pada hari Minggu menyetujui kebijakan yang bertujuan menopang harga minyak mentah.

OPEC, Rusia dan produsen lainnya, aliansi yang dikenal sebagai OPEC +, akan bertemu pada hari Senin dan Selasa untuk membahas pengurangan pasokan. Grup ini telah mengurangi produksi minyak sejak 2017 untuk mencegah penurunan harga di tengah melemahnya ekonomi global dan melonjaknya output AS.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Minggu bahwa dia telah setuju dengan Arab Saudi untuk memperpanjang pengurangan produksi 1,2 juta barel per hari (bph) selama enam hingga sembilan bulan.

Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan kesepakatan itu kemungkinan besar akan diperpanjang sembilan bulan dan tidak ada pengurangan yang lebih dalam diperlukan.

Pergerakan harga minyak mentah dibatasi oleh laporan bulanan EIA yang menyebutkan output minyak mentah AS pada bulan April naik ke rekor bulanan baru 12,16 juta barel per hari.

Untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak WTI akan konsolidasi  ke posisi resisten 60.50 – 61.15. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan meluncur ke  posisi  support 57.30 – 56.60.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here