IHSG Selasa Siang Konsolidatif Melemah Tipis ke 6376; Bursa Asia Menanjak Karena RBA

377

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi pagi Selasa siang ini (02/07) terpantau dua arah dan melandai dengan melemah tipis 0,05% atau 3,457 poin ke level 6.376,231 setelah dibuka naik ke level 6.388,222. IHSG agak konsolidatif setelah lima mingguan rally di tengah kondusifnya perkembangan politik, sedangkan bursa kawasan Asia hari ini umumnya menguat dalam antisipasi adanya pemangkasan suku bunga bank sentral Australia RBA hari ini.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau terkoreksi 0,19% ke level Rp 14.140, dengan dollar AS di pasar uang Asia bertahan setelah naik kuat oleh turunnya AUD/USD menjelang pengumuman suku bunga RBA yang diperkirakan akan dipangkas 25bp ke 1.00% hari ini. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.113.

Mengawali perdagangannya, IHSG naik ke level 6.388,181. Sementara indeks LQ45 ikut naik ke level 1.023. Siang ini di penutupan sesi pertama IHSG ditutup turun tipis 3,457 poin (0,05%) ke level 6.376,231. Sedangkan indeks LQ45 melemah 1,429 poin (0,14%) ke level 1.019,429.

Hari ini empat dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor agri yang merosot 0,58%, diikuti sektor pertambangan yang turun 0,58%.

Tercatat sebanyak 181 saham naik, 178 saham turun dan 152 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 307.84 kali transaksi sebanyak 10,49 miliar lembar saham senilai Rp 4,24 triliun.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat umumnya menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,17% dan Indeks Hang Seng yang naik 1,35%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Adaro (ADRO) -3,12%, Medco Energi (MEDC) -2,29%, BTPN Syaria (BTPS) -2,05%, dan Indah Kiat (INKP) -1,32%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini masih dalam uptrend tetapi dengan tempo melambat dalam konsolidasi setelah 5 mingguannya rally, sementara bursa regional Asia cenderung menguat menyambut positif kemungkinan pemangkasan suku bunga RBA yang bisa diikuti bank sentral kawasan Asia lainnya. Berikutnya IHSG kemungkinan masih akan coba melanjutkan penguatannya secara bertahap dalam garis uptrend yang tampil, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.465 dan 6.486. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.269, dan bila tembus ke level 6.190.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here