Lelang SUN Sukses, Penawaran Masuk Hari Ini Mencapai Rp 62,09 Triliun

639

(Vibiznews – Bonds & Mutual Funds) – Lelang Surat Utang Negara (SUN), hari ini, Selasa (2/7), berlangsung sukses. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, total penawaran yang masuk pada lelang SUN sore ini mencapai Rp 62,09 triliun.

Jumlah tersebut lebih besar dari jumlah penawaran di lelang SUN dua pekan sebelumnya yaitu sebesar Rp 54,79 triliun. Meski jumlah penawaran yang masuk bertambah, pemerintah kali ini menurunkan penyerapannya menjadi Rp 22,15 triliun dari Rp 24 triliun di lelang SUN dua pekan lalu

Ada 7 seri SUN yang dilelang hari ini berurut dari penawaran yang tertinggi sampai terendah:

Pertama, seri FR0078 dengan tenor 10 tahun ini mendapat penawaran paling tinggi, sebesar Rp 17,03 triliun. Seri ini memiliki yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan 7,35%. Pemerintah menyerap Rp 5,4 triliun dari seri ini.

Kedua, seri FR0080  dengan tenor 15 tahun yang diprediksi akan menjadi seri acuan mendapat penawaran masuk sebesar Rp 16,93 triliun. Seri ini memiliki yield rata-rata tertimbang sebesar 7,66%. Pemerintah berhasil menyerap Rp 5,45 triliun dari seri ini.

Ketiga, seri FR0077 mendapatkan jumlah penawaran masuk sebesar Rp 8,29 triliun. Seri yang akan jatuh tempo pada 15 Mei 2024 ini memiliki yield rata-rata tertimbang 6,82%.

Keempat, seri FR0079 mendapat penawaran masuk sebesar Rp 4,83 triliun. Seri yang memiliki yield rata-rata tertimbang 7,90% ini akan jatuh tempo pada 15 April 2039. Pemerintah menyerap Rp 3,35 triliun dari seri ini.

Kelima,  seri SPN03191003 juga hampir sama dengan FR0079, yaitu Rp 4,87 triliun. Seri ini memiliki yield rata-rata tertimbang sebesar 5,74% dan akan jatuh tempo pada 3 Oktober 2019. Pemerintah menyerap Rp 2 triliun dari seri ini.

Keenam, Pemerintah juga menyerap Rp 2 triliun dari seri SPN12200703 yang memiliki yield rata-rata tertimbang 5,87%. Jumlah penawaran yang masuk pada seri yang jatuh tempo pada 3 Juli 2020 ini sebesar Rp 5,65 triliun.

Ketujuh, seri FR0076 yang akan jatuh tempo pada 15 Mei 2048.  Pemerintah paling sedikit menyerap dari seri ini yang mendapat penawaran masuk dari investor sebesar Rp 4,49 triliun dan memiliki yield rata-rata tertimbang di 8,26%.

Perlu diketahui, pada kuartal III-2019 pemerintah menargetkan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) melalui lelang senilai Rp 185 triliun dari tujuh kali lelang SUN dan enam kali lelang Sukuk Negara.

 

 

Belinda Kosasih/ Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting 
Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here