Harga Emas Belum Mampu Rally Meski Fundamental Kuat

321

(Vibiznews-Commodity) – Harga emas bergerak stabil pada perdagangan sesi Asia hari Kamis (04/07) setelah perdagangan hari sebelumnya mencapai posisi tertinggi satu minggu, dibatasi oleh penguatan pasar saham meskipun posisi imbal hasil obligasi AS masih dibawah 2%.

Harga emas spot atau LLG secara umum tidak bergerak  pada $1,418.60 per troy ounce, perdagangan sebelumnya sempat  menyentuh $1.435,99  yang merupakan posisi  tertinggi sejak 25 Juni. Namun untuk harga emas berjangka AS sedang naik 0,1% pada $1,421.7 per troy ounce.

Harga emas belum bergerak kuat sekalipun posisi dolar AS yang lemah karena  meningkatnya kembali prospek penurunan suku bunga oleh Federal Reserve A.S. Dolar AS diperdagangkan mendekati level terendah satu minggu terhadap yen karena turunnya imbal hasil Treasury.

Fundamental emas sedang kuat oleh tanda-tanda lemahnya kondisi ekonomi global, setelah sebelumnya dilaporkan data PMI manufaktur AS rendah, defisit perdagangan AS melonjak pada bulan Mei serta  aktivitas di sektor jasa ke level terendah dua tahun pada bulan Juni.

Dilain tempat, aktivitas bisnis zona euro naik sedikit bulan lalu tetapi tetap lemah sebagai kenaikan sederhana tapi berbasis luas di industri jasa mengimbangi penurunan yang mendalam dalam output pabrik.

Dari sisi geopolitik, Presiden Donald Trump memperingatkan Iran pada hari Rabu agar tidak membuat ancaman yang dapat “kembali menggigit Anda seperti tidak ada yang pernah digigit sebelumnya,” setelah Teheran mengumumkan akan melanggar perjanjian nuklir 2015.

Kemudian juga Bank sentral Rusia diberitakan telah membeli emas di pasar domestik kurang dari patokan industri untuk mendorong produsen Rusia untuk mengekspor lebih banyak logam.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here