Anjloknya Saham Teknologi Menekan Bursa Eropa Akhir Pekan

1267

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Eropa akhir pekan bergerak lebih rendah dalam perdagangan hati-hati pada hari Jumat (05/07), karena investor menunggu laporan pekerjaan AS di sesi Amerika untuk isyarat tentang sikap Federal Reserve pada penurunan suku bunga dan dimulainya kembali pembicaraan perdagangan antara AS dan China minggu depan.

Pembicaraan perdagangan antara AS dan China akan dilanjutkan lagi minggu depan setelah Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping sepakat untuk melakukan gencatan senjata perang di KTT G20.

Indeks Pan Eropa Stoxx 600 turun 0,4 persen pada 391,46 setelah ditutup naik 0,1 persen pada sesi sebelumnya. Penurunan  tetap dibatasi setelah Wakil Presiden Bank Sentral Eropa Luis de Guindos mengatakan bahwa bank menjaga semua opsi kebijakan moneter untuk mengatasi perlambatan ekonomi dan memenuhi tujuan inflasi.

Demikian juga dengan indeks DAX Jerman alami pelamahan  0,2 persen, sementara indeks CAC 40 Prancis dan FTSE 100 dari AS turun sekitar 0,3 persen. Tekanan datang dari anjloknya saham teknologi  setelah Samsung Electronics melaporkan mereka mengharapkan laba operasi jatuh 56 persen untuk kuartal kedua tahun ini dalam menghadapi pasar chip yang melemah.

Saham Siltronic turun 1,8 persen, Dialog Semiconductor turun 1,2 persen dan STMicroelectronics turun 1,9 persen. Saham Kelompok  industri teknologi Swedia Hexagon anjlok sebanyak 14 persen setelah peringatan laba.

Saham perusahaan penerangan Osram naik hampir 2 persen setelah mengatakan dewannya akan bertemu untuk meninjau tawaran dari perusahaan ekuitas swasta Bain Capital dan Carlyle untuk mengakuisisi perusahaan tersebut senilai 3,4 miliar euro atau $ 3,8 miliar.

Saham Raksasa pertambangan Anglo American turun 2,5 persen, Antofagasta turun 1,9 persen dan Glencore kehilangan 1,3 persen karena harga bijih besi turun dari tertinggi lima tahun. Namun untuk saham perminyakan bergerak kuat  meskipun harga minyak mentah sedang turun.

Dari sisi data, data pesanan pabrik Jerman menurun 2,2 persen bulan ke bulan di bulan Mei, berbeda dengan kenaikan 0,4 persen di bulan April, sebuah laporan pemerintah menunjukkan.  Kemudian dari Inggris, harga rumah  turun untuk pertama kalinya dalam tiga bulan di bulan Juni,  turun 0,3 persen bulan ke bulan di bulan Juni, membalikkan kenaikan 0,4 persen di bulan Mei.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here