Listing Perdana Bima Sakti Pertiwi (PAMG) di BEI, Melonjak 70% Langsung Auto Reject

1256

(Vibiznews – IDX) –  PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (Perseroan) merupakan perusahaan properti yang berdomisili di Riau, memperdagangkan sahamnya pertama kali di Bursa Efek Indonesia hari Jumat (05/07) dengan kode saham PAMG. Perseroan ini menjadi perusahaan tercatat ke-19 di tahun 2019 dan perusahaan publik ke-637 yang mencatatkan sahamnya di BEI.

Harga perdana saham PAMG saat perdagangan dibuka tidak langsung  bergerak, setelah menit ke-16 baru kemudian saham melaju ke posisi Rp170 atau mengalami kenaikan 70 persen dari harga penawaran saham awal Rp100.  Karenanya saham langsung mendapat auto rejection (penolakan otomatis) oleh Jakarta Automated Trading System (JATS), oleh  kenaikan saham melebihi ketentuan persentase tertinggi harian khusus saham IPO sebesar 35 persen.

Sebagai informasi, harga penawaran jual atau permintaan beli yang dimasukkan ke JATS lebih dari 35% diatas atau dibawah acuan harga. Berlaku untuk saham dengan rentang harga Rp 50 sampai dengan Rp 200.

Sebelumnya perseroan menawarkan sebanyak 625.000.000 saham atau setara dengan 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah IPO pada tanggal 27 sampai 28 Juni 2019.  Dengan jumlah saham tersebut perseroan  akan  mendapatkan dana segar sebesar Rp 62,5 miliar.

Dana hasil IPO sebagian besar akan dipergunakan untuk belanja modal dan modal kerja operasional perseroan setelah dipotong dengan biaya-biaya emisi.

Mengenal bisnis perseroan, PAMG memiliki visi menjadi perusahaan benchmark properti berskala nasional dan berkualitas internasional. Karena itu, perseroan akan membangun produk dan pelayanan yang berkualitas, serta bernilai tambah untuk kepuasan konsumen baik pembeli, penyewa dan pengunjung.

Saat ini perseroan memiliki total cadangan lahan (andhank) seluas 8.000 m2 dan sesuai rencana, landbank terscbut akan digunakan untuk membangun apartemen pada tahun 2023 yang bakal tersambung dengan mal.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here